Lombok Timur – Kepala Desa Kembang Are Sampai Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur diduga mengganggu istri warganya sendiri.
Aksi kepala desa ini kemudian menjadi viral setelah tampilan percakapannya di screenshot oleh suami si korban yang diajak selingkuh di Upolod ke media sosial Facebook pada hari Sabtu (28/06).
Dalam postingan yang di posting oleh Akun Facebook atas nama SASAQ TULEN ini, belum satu jam, postingan yang menampilkan isi percakapan kepala desa dengan istri warganya langsung dibanjiri oleh komentar negatif dari sejumlah akun.
Bahkan, salah satu akun yang komentar meminta agar ulah kepala desa ini di laporkan ke bupati, dan cocok untuk di demo.
Selaik itu juga, salah satu warga yang komentar mengatakan, kalau aksi kepala desa ini diketahui setelah suami korban mengambil alih akun Facebook istrinya. Dan mengambil Wa si istri
“Padahal jelas, dari awal yang komen adalah suami dari korban, karena akun korban ini, dari awal dipegang oleh suaminya sendiri,”kata akun atas nama Helfy.
Sementara itu, Kepala Desa Kembang Are sampai Awaludin mengatakan itu hanya chat biasa dan tidak ada pelecehan.”Kan cumen chat i tidak ada kata pelecehan itu berlbihan sekali makanya kami tuntut balik besok pencemaran nama baik,”ujarnya singkat







