Lombok Timur — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur (Dikbud Lotim) memfasilitasi Sosialisasi Akreditasi Pendidikan Dasar dan Menengah (DASMEN) Tahun 2026 pada Kamis (9/4) di aula Dikbud.
Kegiatan ini digelar bersama Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diwakili Dr. Samsul Hadi.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni, Sosialisasi ini menjadi tindak lanjut surat undangan resmi BAN PDM NTB kepada satuan pendidikan sasaran di Lombok Timur. Dikbud Lotim mengambil peran aktif dengan menghadirkan kepala sekolah, operator, dan perwakilan dari berbagai jenjang untuk menerima pemahaman teknis langsung.
Peserta dibekali materi kebijakan dan mekanisme akreditasi terbaru, simulasi penggunaan aplikasi Sispena, serta pemutakhiran data Dapodik. Sekolah juga diarahkan menyiapkan dokumen prasyarat seperti KSP/KOSP, RKT, RKAS/RKAM, kalender akademik, sampel RPP, dan dokumentasi lingkungan belajar.
“Tujuan akreditasi bukan sekadar penilaian, melainkan instrumen memetakan kualitas layanan pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengatakan,Melalui sosialisasi ini, sekolah diharapkan mempersiapkan diri lebih awal, melengkapi eviden, dan meningkatkan tata kelola sesuai Standar Nasional Pendidikan.
Sebanyak 70 satuan pendidikan—SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan PKBM—menjadi sasaran, mencakup sekolah yang akan re-akreditasi maupun yang belum terakreditasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara BAN PDM NTB, Dikbud, dan satuan pendidikan untuk menyamakan persepsi pelaksanaan akreditasi DASMEN 2026.
Dengan fasilitasi ini, Dikbud Lombok Timur berharap seluruh sekolah dapat mengikuti akreditasi dengan lebih siap, tertib administrasi, dan menunjukkan mutu layanan pendidikan yang terus meningkat.(01)







