Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 4 Feb 2026 13:44 WITA ·

Kemendikdasmen, Masa Jabatan Kasek Diperpendek. Dikbud Lotim Siap Koordinasikan Dengan Pihak Terkait


 Kemendikdasmen, Masa Jabatan Kasek Diperpendek. Dikbud Lotim Siap Koordinasikan Dengan Pihak Terkait Perbesar

Lombok Timur – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, telah menetapkan regulasi baru terkait penugasan guru sebagai kepala sekolah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025. Aturan baru ini secara resmi mencabut Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021, sebagaimana disebut dalam Pasal 33 Permendikdasmen 7/2025.

Perubahan signifikan dari regulasi ini terdapat pada masa periodisasi penugasan kepala sekolah. Dalam aturan sebelumnya, yakni Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021, Pasal 8 Ayat (1) menyatakan bahwa penugasan guru sebagai kepala sekolah dapat berlangsung paling banyak 4 (empat) periode dalam jangka waktu 16 (enam belas) tahun, dengan masing-masing periode berdurasi 4 (empat) tahun. Ketentuan ini berlaku untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah, termasuk di daerah khusus.

“Untuk saat ini, kami sedang pelajari dan komunikasikan dengan pihak terkait seperti BPKSDM dan lainnya supaya lebih jelas, karena kita tidak ingin bekerja grasak-grusuk,”ujarnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni rabu (04/02).

Ia mengatakan, melalui Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah menetapkan pembatasan yang lebih ketat. Dalam Pasal 23, disebutkan bahwa penugasan guru sebagai kepala sekolah hanya dapat dilakukan selama 2 (dua) periode berturut-turut, dengan setiap periode berlangsung selama 4 (empat) tahun.

” Artinya, masa jabatan maksimal bagi seorang kepala sekolah kini hanya 8 (delapan) tahun, dibandingkan dengan ketentuan sebelumnya yang memperbolehkan hingga 16 tahun,”jelasnya.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran kepemimpinan di satuan pendidikan serta memberikan kesempatan yang lebih luas kepada guru-guru lain untuk mengemban amanah sebagai kepala sekolah.

Dengan ditetapkannya Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, maka seluruh ketentuan yang bertentangan dalam Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 dinyatakan tidak berlaku lagi.

“Bahwa regulasi baru ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan dan diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan di Indonesia,”terangnya

Pembatasan Masa Jabatan Kepala Sekolah

Dalam aturan sebelumnya, yaitu Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 Pasal 8 Ayat (1), guru dapat menjabat sebagai kepala sekolah maksimal 4 (empat) periode atau 16 (enam belas) tahun, dengan setiap periode berdurasi 4 tahun. Namun kini, dengan hadirnya Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, batasan tersebut dipangkas menjadi 2 (dua) periode berturut-turut atau maksimal 8 (delapan) tahun, sebagaimana tercantum dalam Pasal 23.

Nasib Kepala Sekolah yang Telah Melebihi atau melewati 2 Periode dalam perubahan kebijakan ini, menyebutkan bahwa kepala sekolah yang telah menjabat lebih dari 2 periode atau melebihi 8 tahun masa tugasnya akan dikembalikan ke peran semula sebagai guru, atau diberi tugas lain sesuai kebutuhan dan kebijakan pemerintah daerah.

Proses transisi ini akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keberlangsungan layanan pendidikan serta kesiapan pengganti. Kepala sekolah yang masa jabatannya sudah melewati batas 2 periode diimbau untuk mempersiapkan serah terima jabatan kepada calon pengganti sesuai prosedur yang ditetapkan.

Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan masing-masing diminta segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap seluruh kepala sekolah di wilayahnya guna menyesuaikan dengan ketentuan baru ini. Bagi guru yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai kepala sekolah, pengembangan karier tetap akan dibuka melalui jalur fungsional, pelatihan, maupun tugas tambahan lainnya.

Tujuan Perubahan dari pembatasan masa jabatan ini dimaksudkan untuk mendorong penyegaran manajemen di satuan pendidikan, membuka kesempatan regenerasi kepemimpinan, dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong munculnya inovasi dan kepemimpinan baru yang segar di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 mulai berlaku sejak tanggal diundangkan, dan wajib menjadi acuan seluruh pemerintah daerah dalam melakukan penugasan guru sebagai kepala sekolah.(01)

Artikel ini telah dibaca 219 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

19 SD Lombok Timur Teken PKS Revitalisasi Tahap 2 di Surabaya

27 Juli 2026 - 07:38 WITA

Borong Tiga Gelar Sekaligus, Tim Paskib MAN 1 Lotim Ukir Prestasi di Lomba Se-NTB Mataram

27 Juli 2026 - 07:26 WITA

Tim Basket MAN 1 Lotim Perkuat Tim Lombok Timur Raih Medali Porprov NTB Cabang Basket

23 Juli 2026 - 08:58 WITA

Perkuat Mental Tanding, MAN 1 Lotim Kirim 16 Pesilat ke Kejuaraan Nasional di Malang

22 Juli 2026 - 07:21 WITA

Revitalisasi Tahap II, Sebanyak 19 TK/PAUD Lingkup Dikbud Lombok Timur Tandatangani PKS Di Hotel Harris Kuta Bali

21 Juli 2026 - 18:50 WITA

Haeryyatunnisa, Atlet Kickboxing Lotim Asal MAN 1 Lotim, Raih Emas di Porprov NTB 2026

19 Juli 2026 - 19:46 WITA

Trending di Mataram