Lombok Timur — Animo masyarakat untuk masuk ke SMKN 1 Sakra tahun ajaran ini terus meningkat. Pada jalur terakhir penerimaan, yaitu jalur nilai rapor yang saat ini berlangsung secara online, jumlah pendaftar melampaui kuota yang tersedia. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan Senin (06/07).
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMKN 1 Sakra, Muhammad Yusuf, menyampaikan tahun ini sekolah membuka 7 jurusan dengan total 17 kelas.
“Jurusannya ada 7. Perhotelan paling banyak kuotanya. Ada 5 kelas, 180 orang. Kemudian yang lain-lain itu 2 kelas, 72 orang. Kecuali peternakan 1 kelas, sama MP 1 kelas. Sehingga kuotanya itu ada 17 kelas,” kata Yusuf, Sabtu (4/7).
Ketujuh jurusan di SMKN 1 Sakra adalah Perhotelan, Kecantikan, Usaha Layanan Wisata atau ULW, Pertanian, Peternakan, Pengolahan Hasil Pertanian, dan Teknik Komputer dan Jaringan atau TKJ.
Jurusan TKJ merupakan jurusan yang dibuka kembali tahun ini dengan kuota 2 kelas atau 72 siswa.
“TKJ jurusan baru. Sebenarnya ini tidak baru. Dulu pernah ada di sini. Karena ada program refocusing dulu akhirnya di-stop. Akhirnya tahun ini kita izin buka kembali karena sarana prasarana dan tenaga gurunya masih ada. Akhirnya kita diizinkan buka tahun ini TKJ 2 kelas, 72 orang,” jelasnya.
Dari 7 jurusan yang ada, Perhotelan menjadi jurusan dengan peminat tertinggi. Jumlah pendaftar bahkan melebihi kuota, padahal tahun ini kuota diturunkan menjadi 5 kelas dari sebelumnya 7 kelas karena keterbatasan ruang kelas.
“Yang daftar jurusan perhotelan lebih dari 200. Kuotanya kan 180. Memang trennya setiap tahun perhotelan ini selalu meningkat,” kata Yusuf.
Ia menyebut tingginya peminat Perhotelan tidak lepas dari tingginya serapan lulusan di dunia kerja. SMKN 1 Sakra telah menjalin kerja sama atau MOU dengan sejumlah hotel berbintang di Lombok, khususnya di wilayah selatan yang pertumbuhannya sangat pesat.
“Kita bukan hotel-hotel yang ecek-ecek, yang berbintang saja. Kebetulan kita PKL-kan anak-anak ini selama 6 bulan di hotel-hotel bintang. Nah, begitu anak-anak selesai PKL dan lulus dari sini, langsung ditarik sama hotel,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah juga rutin mengundang praktisi hotel sebagai guru tamu untuk mengajar siswa.
Lulusan jurusan Perhotelan SMKN 1 Sakra bahkan sudah menembus pasar kerja internasional. Beberapa alumni diberangkatkan ke Jepang dan bekerja di kapal pesiar melalui program SMK
“Ada yang ke Jepang juga kemarin ini, lulusan perhotelan. Ada yang kapal pesiar. Ada 10 orang yang diambil dari SMKN 1 Sakra jurusan perhotelan untuk program magang Jepang. Langsung dibiayai pemerintah. Dibawakan guru orang Jepang ke sini, latihan selama 3 bulan, setelah itu ujian dapat sertifikat. Nah, baru anak-anak langsung ke Jepang. Alhamdulillah sudah berangkat,” jelasnya.
Selain Perhotelan, beberapa jurusan lain juga menunjukkan peningkatan peminat. Di antaranya Pengolahan Hasil Pertanian, ULW, dan Kecantikan.
“Terus ini pengolahan hasil pertanian, yang buat roti-roti, produksi roti. Produksi roti banyak juga. Terus satu core lah sama perhotelan. Ada UPW, usaha layanan wisata itu, yang travel atau tour guide. Pokoknya jurusan-jurusan perhotelan, ULW, kecantikan, pengolahan hasil pertanian. Nah, itu trennya memang banyak peminatnya,” ujarnya.
“Kalau jurusan yang lain tetap stabil. Tidak pernah kekurangan.(01)







