Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 16 Jun 2025 14:24 WITA ·

Desa Dianggap PHP, Warga Waringin Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Tak Layak Huni


 Desa Dianggap PHP, Warga Waringin Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Tak Layak Huni Perbesar

Lombok Timur– Kisah memilukan datang dari Dusun di Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Sebuah keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak terpaksa tinggal di rumah tidak layak huni. Bangunan berdinding bedek (anyaman bambu) yang nyaris ambruk dan jauh dari kata nyaman.

Rumah berukuran kecil itu hanya memiliki satu ruangan yang berfungsi sebagai tempat tidur sekaligus ruang keluarga. Tidak ada dapur, kamar mandi, apalagi fasilitas sanitasi yang memadai. Atap rumah pun tampak rapuh dan nyaris roboh, membuat penghuni rumah was-was setiap kali hujan turun atau angin kencang menerpa.

Meski telah puluhan tahun menjadi warga Desa Waringin, keluarga ini belum pernah menerima bantuan program perbaikan rumah dari pemerintah desa, pemerintah kabupaten, maupun pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ironisnya, menurut pengakuan warga, beberapa kali pihak desa datang mengambil dokumentasi rumah dengan janji akan mengusulkan bantuan perbaikan. Namun, bantuan tersebut tak kunjung datang hingga hari ini.

“Sudah bosan kita lihat orang datang ke rumah cuma buat foto-foto. Entah sudah berapa kali difoto, mungkin numpuk dokumentasinya di kantor desa,” keluh Suhni, warga pemilik rumah saat ditemui pada 16 Mei 2025.

Kondisi ini menyoroti belum meratanya penyaluran bantuan sosial untuk rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Lombok Timur, khususnya di Desa Waringin.

Padahal, program-program pemerintah pusat dan daerah seperti BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), maupun,Rehab RTLH dari Dinas Sosial kerap digaungkan dalam berbagai kesempatan.

Warga setempat berharap, kisah nyata seperti yang dialami keluarga Suhni bisa segera mendapatkan perhatian serius dari pemangku kebijakan.

Harapannya, tidak ada lagi warga desa yang harus mengadu nasib di rumah yang tidak layak, sementara janji bantuan hanya sebatas retorika.(01)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Usai Diperiksa BKPSDM, Oknum PPPK Kabur Hindari Wartawan

6 Oktober 2026 - 13:49 WITA

Bukti Dugaan Perselingkuhan Oknum PPPK Sudah Dikantongi, Sanksi Pemecatan Menanti

6 Oktober 2026 - 07:09 WITA

Trending di Lombok Timur