Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 22 Okt 2026 16:32 WITA ·

Punya 289 Ponpes, Wabup Dorong FKSPP Jadi Wadah Replikasi Keunggulan


 Punya 289 Ponpes, Wabup Dorong FKSPP Jadi Wadah Replikasi Keunggulan Perbesar

Lombok Timur — Kabupaten Lombok Timur memiliki 289 Pondok Pesantren (Ponpes). Masing-masing Ponpes tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, kelebihan yang dimiliki satu Ponpes diharapkan dapat direplikasi di Ponpes lainnya.

Harapan tersebut diungkap Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya usai mengukuhkan dan melantik pengurus Forum Kerja Sama Pondok Pesantren (FKSPP) Kabupaten Lombok Timur Periode 2026-2031.

“Masing-masing Pondok Pesantren pasti ada kelebihannya. Masing-masing Pondok Pesantren juga ada kekurangannya. Kelebihan satu Pondok Pesantren bisa direplikasi di Pondok Pesantren lainnya,” ungkapnya.

Wakil Bupati berharap FKSPP dapat menangkap peluang pembinaan melalui replikasi tersebut dan menjembatani Ponpes agar dapat bekerja sama dengan lembaga lainnya. Wabup merujuk beberapa Ponpes yang telah mengembangkan kerja sama dengan Bank Indonesia terkait pengendalian inflasi melalui komoditas rentan.

“Peluang pembinaan Pondok Pesantren ini perlu ditangkap oleh forum. Akses program yang dapat dibawa terkait pemberdayaan Pondok Pesantren. Kan BI arahnya kebanyakan ke pemberdayaan, sehingga Ponpes dapat dibiayai dari usaha sendiri,” jelasnya.

Diharapkan forum tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya, termasuk dengan melahirkan semacam kode etik atau produk hukum yang dapat mencegah terjadinya kasus kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan Ponpes. Hal itu lebih ditekankan pada Ponpes di mana santri dan santriwati berada dalam satu lingkungan.

Hal tersebut diingatkan Wabup menyusul sejumlah kasus yang menimpa Ponpes, baik di Lombok maupun di luar Lombok. Wabup menyebutnya sebagai ujian bagi Ponpes.

Wabup juga berharap FKSPP dapat mengkaji peraturan perundang-undangan sehingga dapat menarik dana dari pemerintah provinsi maupun kabupaten agar dapat semakin mengembangkan program dan kegiatan. Terkait itu, ia berharap Ponpes dan Pemerintah Daerah dapat saling memberikan kontribusi untuk kemajuan Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua FKSPP Lombok Timur TGH. Muhammad Fikri menyebut organisasi sebagai wadah strategis dalam pengembangan Ponpes. Karena itu ia mengajak seluruh anggota untuk mengembangkan Ponpes dan menjaganya sebagai tempat yang aman.

Keberadaan FKSPP yang dinaungi Pemda dinilai sebagai bentuk pembinaan dan sinergisitas yang memudahkan komunikasi dan koordinasi.

“Forum ini menjadi wadah yang sangat strategis. Wadah yang menjadi poin penting pengembangan Ponpes di Lombok Timur,” ungkapnya. “Kita ingin mengatakan bahwa Ponpes yang ada di Lombok Timur terbuka kepada Pemda untuk memberikan pembinaan, untuk memberikan support,” tambahnya.

Diharapkan keberadaan FKSPP dapat mewujudkan Ponpes yang Smart dan Mendunia.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (22/10) di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur tersebut diisi pula dengan penyampaian materi terkait masa depan Ponpes dan pengembangan Ponpes khususnya pendidikan Salafiyah.(01)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertahankan Prestasi, TPAKD Lombok Timur Terbaik se-Nusra Maluku-Papua

22 Oktober 2026 - 19:18 WITA

Didorong Sahabat TANGGUH, Hulyani Siap Maju di Pilkades Danger 2027

22 Oktober 2026 - 12:17 WITA

Dukung SMK Go Global, SMKN 1 Keruak Jadi Lokasi Pelatihan dan Sertifikasi Teknis Aquaculture

22 Oktober 2026 - 12:06 WITA

Wakil Bupati Hadiri GPIPS NTB di Lombok Tengah, Lombok Timur Teken KAD Pangan

21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Didorong Warga, Abdul Halil Resmi Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Boyemare, Usung Visi MAPAN

21 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Lantik 21 Pejabat, H Iron Ingatkan Etika Jabatan dan Pelayanan yang Maksimal

20 Oktober 2026 - 00:58 WITA

Trending di Lombok Timur