Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 22 Okt 2026 12:06 WITA ·

Dukung SMK Go Global, SMKN 1 Keruak Jadi Lokasi Pelatihan dan Sertifikasi Teknis Aquaculture


 Dukung SMK Go Global, SMKN 1 Keruak Jadi Lokasi Pelatihan dan Sertifikasi Teknis Aquaculture Perbesar

Lombok Timur — Mendukung program SMK Go Global, SMKN 1 Keruak dipercaya menjadi lokasi pelatihan dan sertifikasi teknis aquaculture bagi alumni.

Kepala Sekolah SMKN 1 Keruak, Royani Jauhari, mengatakan kepercayaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk melatih alumni selama 15 hari.

“Kepercayaan ini diberikan oleh KP2MI kepada SMKN 1 Keruak sebagai lokasi pelatihan,” ujar Royani.

Ia menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari program SMK Go Global. Para alumni diseleksi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) baik secara administrasi maupun wawancara.

“Kapasitas kami memberikan pelatihan bagi yang dinyatakan lulus oleh BP3MI,” katanya.

Menurut Royani, keterampilan yang telah dimiliki lulusan SMK perlu terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan penempatan.

“Anak-anak SMK sudah punya bekal keterampilan. Tinggal bagaimana kita tingkatkan lagi kapasitasnya supaya keterampilan itu semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk kebutuhan tenaga kerja di luar negeri,” imbuhnya.

Dalam skema program, setelah peserta mengikuti pelatihan teknis, mereka akan dilanjutkan dengan pelatihan bahasa. Setelah lulus pelatihan bahasa, peserta baru akan dikirim untuk bekerja ke Taiwan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dipersiapkan agar memiliki kemampuan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Selain itu, program ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan program Pemerintah Provinsi NTB. Dimana, Pemprov NTB juga memperkuat pendidikan vokasi melalui Program SMK Mendunia. Program ini menitikberatkan pada penguatan kemitraan antara sekolah dengan dunia industri melalui penyesuaian kompetensi sesuai potensi daerah, mulai dari mekanik alat berat, konstruksi, hingga sektor pertambangan.

Kebijakan tersebut agar lulusan SMK mampu memenuhi tenaga kerja pada berbagai proyek investasi yang berkembang di NTB. Sehingga perusahaan tidak lagi bergantung pada kerja yang berasal dari luar daerah.

“Implementasi Program SMK Mendunia akan dibarengi dengan penyesuaian kurikulum serta penetapan sekolah-sekolah percontohan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri global,”jelasnya.

Kegiatan pelatihan tersebut telah ditutup oleh Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia, Yudi Prasetia. Penutupan turut dihadiri Kepala BP3MI NTB Kadir, dan Kepala Cabang Dikpora Wilayah II Supriadi.

Ia berharap program tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan keterampilan serta memanfaatkan peluang kerja di luar negeri.

Pada batch pertama, sebanyak 20 orang alumni mengikuti pelatihan. Untuk pemateri didatangkan langsung dari guru SMKN 1 Keruak dengan jadwal tatap muka selama 140 jam pelajaran.(01)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertahankan Prestasi, TPAKD Lombok Timur Terbaik se-Nusra Maluku-Papua

22 Oktober 2026 - 19:18 WITA

Punya 289 Ponpes, Wabup Dorong FKSPP Jadi Wadah Replikasi Keunggulan

22 Oktober 2026 - 16:32 WITA

Didorong Sahabat TANGGUH, Hulyani Siap Maju di Pilkades Danger 2027

22 Oktober 2026 - 12:17 WITA

Wakil Bupati Hadiri GPIPS NTB di Lombok Tengah, Lombok Timur Teken KAD Pangan

21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Didorong Warga, Abdul Halil Resmi Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Boyemare, Usung Visi MAPAN

21 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Lantik 21 Pejabat, H Iron Ingatkan Etika Jabatan dan Pelayanan yang Maksimal

20 Oktober 2026 - 00:58 WITA

Trending di Lombok Timur