Lombok Timur – Bupati Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya untuk mengatasi ragam masalah yang terjadi di Lombok Timur.
Setelah sukses merealisasikan bantuan sembako sejumlah 40 miliar, menyiapkan bantuan cuma – cuma untuk pedagang bakulan sejumlah 25 miliar, termasuk menyiapkan bantuan guru ngaji dqn marbot masjid sejumlah 3 miliar dan bantuan perbaikan jalan sejumlah 250 milyar. kali ini kembali Iron Edwin menunjukkan keberpihakannya pada masyarakat berupa pemasangan perangkat lampu jalan dan pemeliharaannya dengan anggaran sebesar 10 miliar
Kepala BPKAD Lombok Timur Hasni mengatakan, Anggaran Rp.10 Miliar untuk Pengadaan Lampu Jalan ini dianggarkan dari APBD Induk 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bupati dan wakil bupati untuk menerangi seluruh wilayah kabupaten pada tahun 2025.
“Pengadaan lampu jalan akan dilakukan melalui proses tender. Dari total anggaran tersebut, Rp.9 miliar akan digunakan untuk pengadaan lampu, sementara Rp.1 miliar sisanya dialokasikan untuk pemeliharaan,”tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lotim Haji Iron pada tim jurnalis mengatakan seluruh lampu jalan mulai dari Kota Selong hingga ke wilayah lainnya akan terpasang secara bertahap. Nilai tender pengadaan lampu ini sebesar Rp.9 miliar,.
“Dan anggarannya telah tercantum di APBD Induk yang anggarannya bersumber dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dibayarkan masyarakat sebesar 10 persen dari tagihan listrik atau sekitar lebih dari Rp.35 miliar di APBD 2025,”jelasnya.
Karena itu masyarakat diharapkan untuk lebih taat membayar pajak, agar kedepan menjadi prioritas utama untuk membayar lampu jalan. Lampu jalan dibayar tiap bulannya sekitar Rp1,4 miliar atau mencapai Rp.18 miliar dalam setahun.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan Lotim terang ini merupakan bagian dari visi Bupati dan wakil bupati Lombok Timur, Iron Edwin dalam upaya untuk menciptakan wilayah yang terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Saya juga minta kepada masyarakat, untuk sama – sama menjaga lampu yang ada, kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi yang mau peduli,”Himbaunya.(01)







