Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 3 Sep 2025 22:49 WITA ·

Wabup Lotim Sosialisasi Pajak Kendaraan Sebagai Langkah Dongkrak PAD 


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, kembali menghadiri sosialisasi terkait Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), opsen pajak, serta Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kali ini acara berlangsung di Aula Kantor Camat Pringgasela pada Rabu (3/9).

Kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya antisipasi berkurangnya dana transfer pusat pada tahun 2026, yaitu dengan memperkuat ketahanan fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam arahannya, Wabup menyampaikan urgensi penguatan fiskal daerah. Ia menjelaskan bahwa 85% daya fiskal daerah bersumber dari dana transfer pusat, yang diproyeksikan akan berkurang pada APBN 2026. Oleh karena itu, pemda berupaya fokus pada pendapatan asli daerah, dimana pajak merupakan kontributor terbesar. Percepatan pembayaran PKB dan proses balik nama kendaraan sangat penting untuk menyumbang PAD.

Ia mengungkapkan bahwa dari total wajib pajak yang terdata, hanya sekitar 50% yang rutin membayar. “Kita harapkan ada peningkatan 10 sampai 15% dari 50% yang belum membayar. Selain itu, percepatan balik nama kendaraan juga akan sangat membantu,” tambahnya.

Wabup juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang hingga ke tingkat desa, sesuai dengan amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Perbaikan data juga menjadi hal penting untuk akurasi data. Ia mengajak semua stakeholder untuk berkolaborasi membangun sinergisitas dan sistem pengelolaan pajak yang lebih sederhana dan akurat. “Pola distribusi penagihan dan pembayaran harus dimulai dari desa. Bapenda akan bertugas melakukan cross check. Saat ini masih ada 461 Ribu NOP yang harus kita entri,” paparnya.

Kepala Bapenda Muksin menambahkan, bahwa ke depan pembayaran pajak diharapkan dapat dilakukan secara non-tunai untuk memudahkan masyarakat dan meningkatkan efisiensi. Ia juga mengingatkan bahwa sesuai regulasi, 10% dari hasil pajak dan retribusi yang terkumpul akan dikembalikan kepada desa, sehingga langsung memberikan manfaat bagi pembangunan di tingkat desa.

Sementara itu, Camat Pringgasela Zulkfli, berharap sosialisasi ini dapat langsung berdampak pada peningkatan pendapatan pajak di wilayahnya.

Dengan langkah sosialisasi dan kolaborasi ini, Pemkab Lombok Timur bertekad membangun sistem perpajakan yang lebih baik untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lotim, UPTB Samsat, Staf Khusus Bupati Bidang Desa, serta kepala desa se-kecamatan Pringgasela.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polresta Mataram Bubarkan Judi Sabung Ayam di Cakranegara

12 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Salurkan Bantuan Kesehatan kepada 193 Mustahik, BAZNAS Lombok Timur Perkenalkan Program Unggulan

12 Oktober 2026 - 12:18 WITA

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Trending di Lombok Timur