Menu ✖

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 22 Mei 2025 12:12 WITA ·

UPTD Dikbud Montong Gading Diduga Potong Gaji Guru


 Foto : Ilustrasi Perbesar

Foto : Ilustrasi

Lombok Timur – Sejumlah Guru di Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur mengaku gajinya dipotong UPTD pendidikan.

Potongan gaji ini disinyalir untuk membiayai acara halal bihalal yang dilakukan di kantor UPTD kecamatan montong gading dan melakukan penembokan terhadap kantor UPTD.

“Jumlah yang dipotong untuk halal bihalal sebesar Rp 150.000 dan untuk penembokan sebesar Rp 50.000 ,”kata salah guru yang enggan disebut namanya pada media ini Kamis (22/05).

Menurut dia, pemotongan ini dilakukan oleh UPTD, yang kemudian memerintahkan Kepala Sekolah. Dari kepala sekolah kemudian dilanjutkan ke guru – guru, namun anehnya para guru tidak mengetahui kemana dana yang di kumpulkan.

“Katanya untuk penembokan, tapi kita tidak ketahui dimana lokasi penembokan ini,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, jika memang mau melakukan pemotongan terhadap gaji, seharusnya UPTD melakukan sosialisasi kepada guru – guru yang ada. Bukan malah seperti yang melakukan pemotongan tanpa melakukan sosialisasi terlebih dahulu

” Tiba – tiba gaji kita dipotong ratusan ribu, dengan alasan uang halal bihalal dan penembokan, kita tidak tau apa yang mau di tembok,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Dikbud Montong Gading Rumansyah yang dikompirmasi media mengakui ada pemotongan. Hanya saja, pemotongan itu dilakukan oleh kepala sekolah. Bukan dilakukan oleh UPTD.

“Silahkan kompirmasi ke sekolah – sekolah, jadi pemotongan itu diinisiasi oleh kepala sekolah,”ujarnya

Terkait dengan pemotongan untuk acara halal bihalal itu katanya, itu juga merupakan inisiasi dari kepala sekolah itu sendiri. “Kami di Dikbud hanya sebagai undangan saja,”jelasnya.

Adapun pemotongan untuk penembokan, juga merupakan kebijakan dari sekolah. Bukan dari UPTD. “Kepala sekolah itu sendiri yang nembok, bukan kami, saya tidak tau total uangnya, yang jelas kepala sekolah yang nembok,”bantahnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rungkad, Diduga Judol Pakai Dana Desa,Kades Kotaraja dan Bendahara Resmi Ditahan Kejari Lotim

26 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Kerugian Diduga Tembus Rp1 Miliar, Kasus Dugaan Korupsi Kades Kerumut Naik ke Penyidikan

26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Usung Visi MAPAN, Abdul Halil Siap Bangun Boyemare yang Mandiri, Agamis, dan Amanah

25 Oktober 2026 - 18:03 WITA

Didukung Tokoh Masyarakat, Agama, dan Pemuda, H. Hibban Mantapkan Diri Maju Pilkades Banjar Sari

24 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Kapolres Lombok Timur Gelar Jumat Keliling di Masjid Nurul Sa’adah, Ajak Masyarakat Waspada Hoaks

23 Oktober 2026 - 19:33 WITA

Diantar Ratusan Pendukung, Muazzin Gendong Ibunda Saat Daftar Pilkades

23 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Trending di Lombok Timur