Lombok Tengah— Tim Fahmil Al-Qur’an putri SMA IT Dhiaul Fikri Sukarara, Lombok Timur, keluar sebagai juara dengan nilai tertinggi pada babak final MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026. Regu berkode FQ003 itu menutup lomba dengan skor 1.250 dan berhak mewakili NTB di MTQ Nasional XXXI yang akan digelar di Jawa Tengah Oktober mendatang.
Final cabang Fahmil Al-Qur’an pada hari Minggu di Lombok Tengah (14/06) berlangsung sengit. Posisi kedua diraih regu FQ0019 asal Kabupaten Sumbawa Barat dengan nilai 1.025. Sementara regu FQ0007 dari Lombok Tengah menempati urutan ketiga dengan nilai 375. Hasil ini menjadi pelunasan perjuangan panjang tim Lombok Timur. Tahun lalu mereka hanya meraih Harapan I.
“Kami bahagia banget karena tahun kemarin kami juga sempat ikut Fahmil dan qadarullah mendapat Harapan I. Setelah berjuang selama lebih dari dua tahun mencari referensi soal dan terus belajar, alhamdulillah kali ini kami bisa meraih hasil terbaik,” ujar Nafila Nishfi Laely Gunawan, salah satu anggota tim.
Bersama rekan satu timnya Yusi dan Salwa, Nafila menyebut kunci keberhasilan mereka ada pada dua hal: memperluas referensi materi dan menjaga kekompakan tim.
“Kalau diberikan referensi soal, jangan hanya belajar dari satu paket. Ambil dan pelajari sebanyak mungkin referensi karena soal yang keluar bisa berasal dari berbagai sumber,” katanya.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan ketiganya menjadi duta NTB pada MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah Oktober 2026 mendatang. Nafila mengaku timnya akan langsung mempersiapkan diri lebih intens untuk ajang nasional.
Nafila juga berpesan kepada generasi muda yang ingin terjun ke lomba serupa agar tidak patah semangat saat gagal. “Untuk teman-teman yang ingin ikut lomba, tetap semangat, terus belajar, dan jangan menyerah walaupun pernah kalah. Jadikan pengalaman itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik,” pesannya.
Cabang Fahmil Al-Qur’an pada MTQ XXXI NTB 2026 menjadi salah satu lomba yang banyak disorot. Selain menguji wawasan peserta tentang Al-Qur’an dan keislaman, cabang ini menuntut kecepatan berpikir, kerja sama tim, serta ketepatan menjawab di bawah tekanan waktu.







