Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 22 Okt 2025 16:59 WITA ·

Rumah Asap Ikan Bantuan KKP RI Mangkrak, Kini Butuh Dana Operasional 


 Foto : Ketua Kelompok Ikan Setia kawan Gupron Jayadi mengecek kondisi barang - barang yang ada di rumah asap ikan. Rumah asap ini kondisinya memperihatinkan akibat terkendala dana dan fasilitas penunjang Perbesar

Foto : Ketua Kelompok Ikan Setia kawan Gupron Jayadi mengecek kondisi barang - barang yang ada di rumah asap ikan. Rumah asap ini kondisinya memperihatinkan akibat terkendala dana dan fasilitas penunjang

Lombok Timur – Rumah Asap Ikan yang ada di wilayah Desa Dana Rase Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur kondisinya memperihatinkan.

Rumah asap ikan yang merupakan bantuan Kementerian Perikanan RI tahun 2024 menelan dana ratusan juta. Namun, saat ini kondisinya memperihatinkan terkendala dengan dana operasional .

“Dulu sebelumnya berjalan dengan baik, tapi karena keterbatasan anggaran, saat ini rumah asap tidak bisa beroperasi lagi,”kata Ketua Kelompok Ikan setia kawan Gupron Jayadi pada media ini rabu (22/02).

Ia mengungkapkan, Rumah Asap Ikan ini dibangun diata tanah masyarakat. Dimana rumah asap ikan ini diperuntukkan untuk membakar ikan hasil tangkapan nelayan sebelum diperjual belikan ke masyarakat luas.

Hanya saja, dalam perjalanannya, oprasional rumah ini terkendala dari segi fasilitas seperti air bersih, dan modal usaha. ” Seandainya pemerintah waktu itu memberikan kita fasilitas yang lengkap, rumah asap ini pasti berjalan dengan baik,”katanya

gupron mengungkapkan, dalam rumah asap ini terdapat banyak sekali tenaga yang berhasil di diserap,tenaga kerja ini tentunya berasal dari anggota kelompok ikan yang ada di wilayah dusun baturimpang.

“Hasil asapan ssperti ikan, cumi – cumi kemudian dipasarkan ke sejumlah pasar di wilayah lombok timur, bahkan dibawa ke sejumlah pasar di di wilayah lombok,”katanya.

Dengan kondisi yang ada saat ini, dirinya selaku ketua kelompok berharap kepada perintah, agar memberikan bantuan baik berupa dana oprasional maupun bantuan fisik berupa sumur bor. “Salah satu yang menjadi kebutuhan kita adalah air bersih, sehingga bantuan berupa sumur bor dan dana operasional sangat kita butuhkan, “harapnya.

Disampaikannya juga, tujuan awal pembangunan rumah asap ini, untuk membantu para nelayan memasarkan hasil tangkapan bukan hanya dijual di pasar – pasar saja. Melainkan, ikan hasil tangkapan nelayan bisa masuk ke minimarket.

“Saya juga berharap kepada pemerintah, selain memberikan dana operasional, dan bantuan lainnya, kita juga minta agar hasil tangkapan nelayan mampu bersaing di ritel moderen, “harapnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Putusan Hakim Terkait Chromebook Sudah Keluar, Kejari Lotim Masih Bungkam

12 Mei 2026 - 13:09 WITA

BBM Campur Air Beredar, Polres Lotim Buru Pelaku

7 Mei 2026 - 08:58 WITA

Trending di Hukum & Kriminal