Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 5 Sep 2025 20:26 WITA ·

Petani Garam di Desa Sekaroh Ngaku Dilupakan Pemerintah


 Foto : Salah satu tambak Garam yang ada di dusun sekaroh desa sekaroh yang butuh perhatian pemerintah daerah. Perbesar

Foto : Salah satu tambak Garam yang ada di dusun sekaroh desa sekaroh yang butuh perhatian pemerintah daerah.

Lombok Timur – Sejumlah Petani di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur mengaku dilupakan pemerintah. Pasalnya, hingga saat ini petani garam tidak pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah.

Salah satu petani garam Amak Holid mengaku selama ini petani garam di wilayah sekaroh tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah provinisi.

“Sudah bertahun – tahun kami dilupakan, jangan menerima bantuan, disebut saja oleh pemerintah kami tidak pernah,”keluhnya pada media ini jum’at (05/09).

Menurut dia, keberadaan petani garam tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Karena tanpa ada garam, tentu makanan yang dimakan oleh semua masyarakat tidak akan enak. Hanya saja, keberadaan kami seakan – akan tidak dianggap ada oleh pemerintah

“Saya dari sejak pemerintahan sukiman sampai sekarang, belum pernah mendengar pemerintah akan memberikan bantuan ke petani garam, padahal kami ini sama – sama masyarakat lombok timur,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, pada era pemerintahan sukiman dulu, dirinya pernah meminta bantuan kepada dinas perikanan lombok timur dan provinsi untuk diberikan alat – alat seperti mesin air, kereta dorong, Bak dan peralatan lainnya. Akan tetapi sampai saat ini tidak ada kabarnya.

“Saya heran dengan dinas perikanan ini, kenapa hal – hal sekecil ini tidak mau membantu petani, padahal itu semua untuk mendongkrak hasil panen,”katanya.

Dengan berbagai persoalan yang dihadapi petani saat ini, dirinya berharap bupati lombok timur H Haerul Warisin dapat memberikan perhatian ke patani garam. “Kalau pak bupati berkenan, silahkan hadir ke masyarakat sekaroh, dengar keluhan dari petani garam secara langsung,”pintanya.(01)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Usai Diperiksa BKPSDM, Oknum PPPK Kabur Hindari Wartawan

6 Oktober 2026 - 13:49 WITA

Bukti Dugaan Perselingkuhan Oknum PPPK Sudah Dikantongi, Sanksi Pemecatan Menanti

6 Oktober 2026 - 07:09 WITA

Trending di Lombok Timur