Lombok Timur – Sejumlah Petani di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur mengaku dilupakan pemerintah. Pasalnya, hingga saat ini petani garam tidak pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah.
Salah satu petani garam Amak Holid mengaku selama ini petani garam di wilayah sekaroh tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah provinisi.
“Sudah bertahun – tahun kami dilupakan, jangan menerima bantuan, disebut saja oleh pemerintah kami tidak pernah,”keluhnya pada media ini jum’at (05/09).
Menurut dia, keberadaan petani garam tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Karena tanpa ada garam, tentu makanan yang dimakan oleh semua masyarakat tidak akan enak. Hanya saja, keberadaan kami seakan – akan tidak dianggap ada oleh pemerintah
“Saya dari sejak pemerintahan sukiman sampai sekarang, belum pernah mendengar pemerintah akan memberikan bantuan ke petani garam, padahal kami ini sama – sama masyarakat lombok timur,”ujarnya.
Ia juga mengatakan, pada era pemerintahan sukiman dulu, dirinya pernah meminta bantuan kepada dinas perikanan lombok timur dan provinsi untuk diberikan alat – alat seperti mesin air, kereta dorong, Bak dan peralatan lainnya. Akan tetapi sampai saat ini tidak ada kabarnya.
“Saya heran dengan dinas perikanan ini, kenapa hal – hal sekecil ini tidak mau membantu petani, padahal itu semua untuk mendongkrak hasil panen,”katanya.
Dengan berbagai persoalan yang dihadapi petani saat ini, dirinya berharap bupati lombok timur H Haerul Warisin dapat memberikan perhatian ke patani garam. “Kalau pak bupati berkenan, silahkan hadir ke masyarakat sekaroh, dengar keluhan dari petani garam secara langsung,”pintanya.(01)







