Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 3 Agu 2026 21:39 WITA ·

KKN UNISDA dan Elkatarie Bersama ICM Green Circular Sosialisasikan Sampah Jadi Energi Terbarukan di Sembalun


 KKN UNISDA dan Elkatarie Bersama ICM Green Circular Sosialisasikan Sampah Jadi Energi Terbarukan di Sembalun Perbesar

Lombok Timur – Mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Islam Darul Ulum Lamongan dan Institut Elkatarie bersama ICM Green Circular Community menggelar sosialisasi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan di Balai Desa Timba Gading, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Kegiatan bertema “Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas dan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar melalui Teknologi Pirolisis sebagai Solusi Energi Ramah Lingkungan” ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga tentang pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif.

Peserta yang hadir meliputi masyarakat Desa Timba Gading, perangkat desa, mahasiswa KKN, dan unsur masyarakat lainnya.

Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Dr. Irfan Azim, http://S.Kom., M.M., akademisi dan praktisi ekonomi sirkular, menekankan pentingnya menjadikan pengelolaan sampah bagian dari strategi pembangunan desa berkelanjutan.

“Sampah bukan lagi beban, tetapi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Sampah organik dapat diolah menjadi biogas, sementara sampah plastik dapat dikonversi menjadi bahan bakar melalui teknologi pirolisis. Inovasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Dr. Irfan Azim.

Narasumber kedua, Lalu Guguh Putraji, praktisi pengelolaan sampah dan energi terbarukan, menjelaskan proses teknisnya. Ia memaparkan pembuatan biogas dari limbah organik melalui fermentasi anaerob. Untuk sampah plastik, ia memperkenalkan teknologi pirolisis, yaitu pemanasan tanpa oksigen yang menghasilkan bahan bakar cair, gas, dan residu karbon yang bisa dimanfaatkan kembali.

Teknologi ini dinilai sebagai alternatif untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang sulit terurai.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung antusias. Warga banyak bertanya tentang penerapan biogas dan pirolisis di tingkat desa, serta peluangnya dikembangkan sebagai usaha produktif berbasis lingkungan.

Melalui program ini, KKN Kolaboratif UNISDA Lamongan, Institut Elkatarie, dan ICM Green Circular Community berharap tercipta sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Tujuannya mendorong desa mandiri energi, mengurangi pencemaran, dan menciptakan nilai tambah ekonomi dari sampah organik maupun plastik.(01)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Oknum Guru Diduga Aniaya Siswi di SMPN 2 Masbagik, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

3 September 2026 - 12:20 WITA

Tiga Karateka MAN 1 Lotim Borong Juara 1 Kejuaraan Karate INKANAS NTB 2026

1 September 2026 - 22:48 WITA

Pemda Lotim Usulkan Gaji 4.886 PPPK Paruh Waktu Tenaga Pendidikan Ditanggung Pemerintah Pusat

28 Agustus 2026 - 07:24 WITA

Demi Keselamatan, Dikbud Lotim Larang Siswa SD-SMP Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah

27 Agustus 2026 - 13:08 WITA

Dukung UMKM Kopi Pemuda Lombok Timur, Dosen Institut Teknologi Lombok Terapkan Mesin Sangrai Hemat Energi melalui Program PKM DPPM Kemendiktisaintek

23 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Keren! Tim MAN 1 Lombok Timur Juara 1 Lomba Eksperimen Kimia FMIPA Unram Lewat Inovasi Bioplastik 

9 Agustus 2026 - 21:34 WITA

Trending di Pendidikan