Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 27 Mei 2025 13:00 WITA ·

Jelang Peresmian Pabrik Porang, H Iron Kumpulkan vendor dan Pengusaha


 Foto : Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengumpulkan vendor - vendor dan pengusaha menjelang peresmian pabrik Porang  di kecamatan Pringgebaya Perbesar

Foto : Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengumpulkan vendor - vendor dan pengusaha menjelang peresmian pabrik Porang di kecamatan Pringgebaya

Lombok Timur – Mendukung kelancaran proses produksi dan pemenuhan bahan baku (Raw Material jelang beroperasinya sentra industri kecil kenengah (IKM) Porang di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi Dukungan Porang pada Senin, (26/05) di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Lombok Timur, didampingi Sekretaris Daerah, dan dihadiri kepala OPD terkait, serta vendor-vendor dan pengusaha porang di wilayah Lombok Timur.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, bahwa Porang merupakan jenis umbi-umbian yang tepungnya sangat diminati di dalam maupun di luar negeri. Karena itu Lombok Timur harus mengambil peluang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun maupun ekspor.

Diakuinya, lahan pabrik yang cukup besar, menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi yakni pemenuhan bahan baku. Kebutuhan bahan baku porang diperkirakan mencapai 80kg/hari. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak terkait. Pemenuhan kebutuhan bahan baku tidak bisa hanya mengandalkan pasokan dari dalam Lombok Timur saja.

Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur telah mencoba menjalin komunikasi dengan seluruh kabupaten/kota penghasil porang di NTB. Namun begitu ia mengharapkan komunikasi yang lebih intensif, utamanya terkait produksi porang masing-masing kabupaten/kota tersebut.

“Harus kita intervensi lagi, kalau kebutuhan per-hari tidak cukup, harus komunikasi dengan Pulau Jawa. Pengusaha harus bergerak dan mulai intervensi keluar. Karena ini sangat menjanjikan. Kalau dari umbi sudah diproses menjadi DNA/tepung, tentu bisa di ekspor, bisa menjadi segala macam jenis makanan. ini luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu Bupati mengharapkan kolaborasi semua pihak terkait untuk terus membina pengusaha porang, terutama memberi perhatian penuh terkait bibit tanaman Porang, agar hasil yang diperoleh unggul dan skalanya besar. Selain itu, keberadaan pabrik porang di Pringgabaya belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga banyak petani Porang yang tidak bisa memasarkan porang yang mereka miliki.

“Harus diviralkan, sehingga orang tahu di Lombok Timur ada pabrik besar, sehingga mereka yang punya proang sebagai tempat pemasarannya. Pemerintah harus tahu apa yang dibutuhkan sehingga kedepan tidak menjadi pabrik yang mangkrak,” tegasnya.

Selain kendala bahan baku, diakui terdapat kendala teknis seperti Power House listrik. Direncanakan, jika tidak ada kendala pabrik porang tersebut akan diresmikan pada Kamis (05/06) mendatang.(01)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polresta Mataram Bubarkan Judi Sabung Ayam di Cakranegara

12 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Salurkan Bantuan Kesehatan kepada 193 Mustahik, BAZNAS Lombok Timur Perkenalkan Program Unggulan

12 Oktober 2026 - 12:18 WITA

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Trending di Lombok Timur