Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 22 Sep 2025 19:23 WITA ·

Hati – hati, Bocah 9 Tahun Diserang Anjing Liar


 Foto : Seorang bocah berusia 9 tahun alamat desa terara di serang ajjinh liar pada hari senin (22/09). Perbesar

Foto : Seorang bocah berusia 9 tahun alamat desa terara di serang ajjinh liar pada hari senin (22/09).

Lombok Timur – Seoranh bocah berusia 9 tahun Atas nama Muhammad Rizki Alfarido alamat Dusun Keliwatanja, Desa Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur diserang anjing Liar.

Akibatnyaz Korban mengalami luka luka akibat serangan anjing luar. Beruntung, warga sekitar yang melihat, langsung membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan.

Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nicolas Usman menjelaskan, kejadian ini berawal saat korban pulang mengaji. Dimana sesampainya koeban di pematang sawah dekat rumahnya. Tiba – tiba di serang oleh 2 ekor anjing liar. beruntung, salah seorang warga atas nama PAPUK AMOK melihat kejadian tersebut sehingga langsung menolong korban serta memanggil warga sekitar.

Melihat kondisi korban yang mengalami luka akibat gigitan anjing liar, Selanjutnya Keluarga Korban dan Warga setempat membawa Korban ke Puskesmas Terara untuk mendapatkan Pertolongan dan perawatan lebih lanjut.

” Dan saat ini Pihak Puskesmas Terara masih menunggu konfirmasi dari Pihak RSUD Selong untuk dilakukan Tujuan terhadap Korban.”katanya.

Agar kasus serupa tidak terulang kembali katanya, kepolisian sektor terara langsung mendatangi TKP dan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada,. Tidak hanya otu, polsek juga sudah melakukan Koordinasi dengan UPT Peternakan dan Kesehatan Hewan Kec. Terara untuk melakukan langkah langkah penanggulangan anjing liar.

“Peristiwa serangan anjing liar di Dusun Keliwatanja Desa Terara sudah sering terjadi dan kejadian saat ini yang ke 6 kalinya sehingga sangat meresahkan warga masyarakat sekitar, sehingga harus dilakukan penanganan untu penanggulangan Anjing Liar,”paparnya.

Nicolas juga mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi kapolsek dengan UPT Peternakan dan Kesehatan Hewan Bahwa semenjak adanya Protes dari Pencinta Hewan tidak pernah lagi melakukan kegiatan eliminasi terhadap Hewan liar. Oleh karena, perlu dukungan dan anggaran untuk melakukan eliminasi terhadap hewan liar belum ada.

Terkait dengan peristiwa yang di Desa Terara nanantinya akan berkoordinasi dengan pihak Pemdes untuk melakukan tindakan eliminasi dengan melakukan pendampingan. Kiranya dapat di lakukan koordinasi dengan dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur untuk bisa menindak lanjuti penanggulangan terhadap hewan liar yang sudah meresahkan masyarakat dan membahayakan warga sekitar serta kejadian secara berulang.

“Karena kejadian merupakan yang ke 6 kali, maka langkah – langkah yang pasti harus segera dilakukan,”tandasnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 223 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Putusan Hakim Terkait Chromebook Sudah Keluar, Kejari Lotim Masih Bungkam

12 Mei 2026 - 13:09 WITA

BBM Campur Air Beredar, Polres Lotim Buru Pelaku

7 Mei 2026 - 08:58 WITA

Trending di Hukum & Kriminal