Lombok Timur – Kasus meninggalnya salah satu siswa SD di wilayah desa Rumbuk kecamatan Sakra kabupaten lombok timur hingga saat ini belum ada titik terang. Padahal kasus ini sudah terjadi sekitat satu tahun yang lalu.
Menurut ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Eko rahadi mengatakan, kasus meninggalnya siswa SD yang ada di wilayah desa rumbuk patut dipertanyakan. Menurutnya, kasus itu selain membuat korban meninggal, juga diduga terjadi pemerkosaan.
“Jangan mentang – mentang rumah korban dekat dengan rumah mantan bupati terus kasus ini disembunyikan, “katanya pada hari rabu (06/03).
Menurut eko sapaan akrabnya, kejadian pembunuhan siswa SD ini membuat masyarakat bertanya – tanya, apalagi sejauh ini belum ada titik terang kelanjutan dari kasusnya.
“Setau saya kasus itu sudah di lakukan visum, tetapi kok sepi – sepi saja kasusnya, jangan – jangan karena kejadiannya ini berada di wilayah rumah mantan bupati,”tanyanya.
Untuk itu, agar tidak terjadi lagi kasus yang menewaskan anak – anak, dirinya meminta kepada aparat kepolisian untuk membuka kasus ini kembali, sehingga pelakunya bisa ditangkap.
“Jangan mentang – mentang TKPnya berada di dekat rumah mantan bupati terus tidak dikejar pelakunya, seharusnya itu dikejar sampai tuntas biar masyarakat luas tau siapa pelakunya,”pintanya.(01)







