Lombok Timur – Sejumlah Wali Murid di SDN 2 Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur memprotes adanya keterlambatan Menu Mbg yang akan di bagikan ke siswa.
Kekesalan ini berawal dari permintaan Kepala SPPG Kotaraja 1 ini yang meminta siswa datang ke sekolah mengambil MBG pukul 07.00, hanya saja, hingga pukul 10:30 makanan tidak kunjung datang.
“Setelah sekian lama anak anak menunggu, kemudian baru ada kompirmasi kalau makanan akan di bagikan pada sore hari,”kata salah satu wali murid SDN 2 kotaraja.
Wali murid yang kemudian merasa kesal dan keberatan atas apa yang dilakukan kepada anak – anaknya, kemudian melayangkan protes kepada SPPG melalui gurunya. Hanya saja, pada saat di protes, Kepala SPPG mengeluarkan kata – kata yang angkuh dan sombong.
“Apa haknya anda protes, kalau memang tidak mau ambil jangan ambil, tulis saja mana siswa yang tidak mau ambil, kita tidak paksakan untuk di ambil,”katanya.
Dengan adanya jawaban dari kepala SPPG seperti itu, orang tua yang merasa keberatan atas ucapana dari SPPG ini berencana akan melaporkan kepala SPPG ke satgas.
“Pokoknya hal – hal seperti harus kita laporkan ke BGN, jangan seenaknya mau ngomong, di makanan menggunakan uang negara, kok seenak jidatnya dia ngomong,”kata orang tua.
Sementara itu, Kepala SPPG Kotara 1 yang di kompirmasi terkait dengan keluhan orang tua siswa, hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan tanggapan.(01)







