Lombok Timur – Dosen Institut Teknologi Lombok (ITL) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui penerapan teknologi tepat guna pada Kelompok Usaha Pemuda Garda Rinjani Nusantara di Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Program ini dilaksanakan sebagai upaya membantu mitra meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi kopi, khususnya pada tahap penyangraian. Kelompok Usaha Pemuda Garda Rinjani Nusantara merupakan kelompok usaha ekonomi produktif yang dikelola oleh pemuda setempat dan bergerak dalam produksi serta distribusi kopi hitam bubuk.
Teknologi Tepat Guna untuk UMKM Kopi
Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan kapasitas produksi harian. Proses penyangraian yang masih menggunakan metode konvensional membutuhkan waktu dan tenaga kerja relatif besar. Penambahan tenaga kerja dapat meningkatkan kapasitas, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya operasional, sementara ruang produksi mitra terbatas.
Melalui kegiatan PKM ini, tim dosen ITL menerapkan mesin sangrai kopi tipe horizontal rotary drum roaster dengan sistem pemanas berbasis listrik dan LPG. Teknologi tersebut dirancang sebagai solusi tepat guna yang sesuai dengan kondisi usaha mitra dan dapat diterapkan tanpa perluasan ruang produksi.
Sistem drum yang berputar membantu proses pencampuran biji kopi selama penyangraian sehingga pemanasan menjadi lebih merata dan proses dapat dikendalikan dengan lebih baik. Penggunaan listrik dan LPG juga memberikan fleksibilitas dalam pengoperasian serta mendukung upaya efisiensi energi.
Tidak Hanya Mesin, tetapi Juga Penguatan SDM
Penerapan teknologi tidak berhenti pada penyerahan mesin. Tim pengabdian juga memberikan sosialisasi,pelatihan pengoperasian,pelatihan keselamatan kerja,perawatan mesin,efisiensi energi, serta manajemen produksi sederhana kepada operator mitra.
Mitra juga dibekali SOP pengoperasian dan perawatan serta sistem pencatatan produksi. Dengan pendekatan tersebut, teknologi diharapkan dapat dioperasikan dan dirawat secara mandiri serta menjadi bagian dari sistem produksi mitra secara berkelanjutan.
Mendorong Produktivitas dan Ekonomi Lokal
Penerapan mesin sangrai diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat proses penyangraian, meningkatkan konsistensi mutu, serta menekan pemborosan energi dan biaya operasional.Peningkatan produktivitas tersebut diharapkan dapat membantu mitra memenuhi permintaan pasar yang semakin berkembang.
Selain memberikan manfaat langsung bagi kelompok usaha, kegiatan ini juga mendukung pemberdayaan pemuda dan tenaga kerja lokal. Penguasaan teknologi produksi menjadi modal penting bagi kelompok untuk mengembangkan usaha secara lebih mandiri dan berkelanjutan.
Komitmen Keberlanjutan
Keberlanjutan program diarahkan melalui penetapan operator utama dan operator cadangan, penerapan SOP, perawatan mesin secara berkala, serta pencatatan kapasitas produksi dan penggunaan energi. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan teknologi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mitra.
Kegiatan PKM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan hasil pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Dukungan DPPM Kemendiktisaintek dan pelaksanaan oleh dosen Institut Teknologi Lombok diharapkan dapat memperkuat ekosistem inovasi serta pengembangan UMKM berbasis potensi lokal di NusaTenggara Barat.(*)
Program: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Pelaksana: Dosen Institut Teknologi Lombok
Dukungan: DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)
Mitra: Kelompok Usaha Pemuda Garda Rinjani Nusantara
Lokasi: Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat






