Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 17 Mei 2026 10:49 WITA ·

Menteri Pendidikan DasMendikdasmen RI Resmikan Digitalisasi dan Revitalisasi 351 Sekolah se NTB. 


 Menteri Pendidikan DasMendikdasmen RI Resmikan Digitalisasi dan Revitalisasi 351 Sekolah se NTB.  Perbesar

Lombok Timur – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof.Dr.Abdul Mu’ti,M.Ed di dampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Sekda Lotim H.M.Juaini Taofik meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Sumbawa. Bertempat di SMKN 1 Sikur. Minggu (17/05/2026)

Dalam sambutannya Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan Program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Ke 4 Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

”Untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat sekolah yang mendapat bantuan Revitalisasi pendidikan pada tahun 2025 sebanyak 531 sekolah dengan anggaran Rp.527,5 miliar, dengan rincian PAUD 69, SD 227, SMP 107, SMA 60, SMK 17, SLB 20 dan PKBM atau SKB 11,”terang Mendikdasmen.

Dikatakannya untuk Kabupaten Lombok Timur, tercatat 87 sekolah memperoleh bantuan Revitalisasi dengan total nilai anggaran mencapai Rp105,9 miliar. Dengan rincian PAUD 7, SD 36, SMP 19, SMA 9, SMK 12 dan SLB 4 sekolah.

Sementara Kabupaten Sumbawa menerima bantuan revitalisasi untuk 37 sekolah senilai Rp38,157 miliar. Dengan rincian PAUD 6, SD 9, SMP 10, SMA 7, SMK 4 dan SLB 1 sekolah.

Selain Revitalisasi sekolah, Kemendikdasmen juga memperkuat program digitalisasi pendidikan, dimana untuk provinsi NTB mendapat 7.080 perangkat Internet Service Provider (ISP) untuk 7.080 sekolah dengan nilai anggaran Rp.236,16 miliar dan telah disalurkan ke sekolah-sekolah di NTB.

”Untuk Kabupaten Lombok Timur sendiri, telah disalurkan sebanyak 1.739 perangkat ISP dengan total nilai Rp47,179 miliar,”ujar Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti memastikan seluruh proses revitalisasi dan digitalisasi pendidikan tahun 2025 telah selesai sepenuhnya dan berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

Prof.Dr.Abdul Mu’ti juga menyampaikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tidak hanya fokus pada pembangunan sarana pendidikan tetapi juga meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui program beasiswa dan penguatan kompetensi guru.

”Pada tahun 2025, pemerintah menyiapkan beasiswa D4/S1 bagi 12.500 guru di seluruh Indonesia. Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 150.000 guru pada 2026 melalui skema bantuan pendidikan Rp3 juta per semester berbasis Recognition of Prior Learning (RPL),”terangnya.

Program tersebut bertujuan membantu guru memenuhi standar Undang-Undang Guru dan Dosen, mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga memperoleh tunjangan sertifikasi.

“Guru adalah kunci. Teknologi penting, sarana penting, tapi guru tidak bisa digantikan. Karena itu kami fokus pada kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru,” pungkasnya(01)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Medikdasmen izinkan Honorer 3400 Paruh Waktu di Bayar BOSP

18 Mei 2026 - 11:35 WITA

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Putusan Hakim Terkait Chromebook Sudah Keluar, Kejari Lotim Masih Bungkam

12 Mei 2026 - 13:09 WITA

Trending di Hukum & Kriminal