Lombok Timur – Puluhan siswa SDN 1 Jurit baru Kecamatan Pringgesela, Kecamatan Pringgesela, Lombok Timur, dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan pihak sekolah, jum’at (24/04).
Peristiwa tersebut terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan dari program MBG. Tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai mengeluhkan gejala seperti mual dan muntah, sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis.
Kepala Puskesmas Pengadangan, Suhamdi Ahmad saat di hubungi Via Telpon, membenarkan adanya dugaan keracunan belasan siswa.
” Betul ini saat ini lagi di tangani, Saat ini jumlah yang di tangani pihak rumah sakit sebanyak 21 siswa – siswi, masih di Observasi”
Kapus Pengadangan mengatakan, menurut keterangan Siswa yang dirawat, rasa sakit mulai dirasakan setelah makan menu Mie, siswa siswi mengalami gejala pusing, mual dan nyeri perut.
Koordinator Wilayah (Korwil) Lombok Timur, Agam, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan keracunan telah diterima dan saat ini pihak terkait tengah melakukan penanganan di lapangan.
“Benar, saat ini sedang diperiksa. Laporannya sudah masuk, Pak Sekwil bersama Pak Kapokcam sudah berada di lapangan untuk melakukan pengecekan,” ujar Agam.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti siswa yang terdampak masih dalam pendataan oleh pihak terkait. Tenaga medis di Puskesmas Pengadangan terus memberikan penanganan kepada para siswa yang mengalami gejala keracunan.
Sementara itu, pihak berwenang juga dikabarkan tengah menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap menu makanan MBG yang dikonsumsi siswa.(01)







