Lombok Timur – Hujan besar yang melanda desa perigi kecamatan suela kabupaten lombok timur sejak siang tadi,membuat desa penghubung Desa Perigi dengan desa puncak jeringo kecamatan suela ambruk.
Warga menyebut, kondisi jembatan yang ambruk ini memang sudah miring sekitar 5 tahun yang lalu sejak adanya banjir yang melanda seruni mumbul. Namun karena tidak adanya penanganan oleh pemerintah, Masyarakat sekitar mengecor tiang jambatan secara swadaya.
“Memang kondisi jembatan sudah rusak tapi ambruk sekarang,” ujarnya.
Kondisi jambatan tang rusak ini katanya, kemudian warga sudah seringkali melaporkan kepada pihak pemerintah desa untuk melaporkan ke pemerintah yang lebih tinggi agar segera di respons, namun tak digubris.
Salah satu warga sekitar, Rosdianto mengungkapkan, jembatan ini merupan satu – satunya jambatan penghubung dan merupakan satu – satunya akses jalan menuju puncak jeringo. Akan tetapi, dengan ambruknya jambatan ini, tentunya warga tidak punya akses jalan yang lain.
“Kalau menggunakan sepeda motor, warga harus mutar melalui labuhan lombok, kalau jalan kaki bisa,”ujarnya
Yang paling merasakan dampak dari jambatan ambruk ini adalah siswa. Dimana jumlah siswa yang ada di puncak jeringo dari semua tingkatan mencapai puluhan orang.
“Tadi saat pada saat pendistribusian MBG juga, warga menggunakan tali,”ujarnya.
Untuk itu, kepada pemerintah, dirinya berharap agar segera membangun jambatan. Sehinga masyarakat sekitar bisa beraktivitas seperti biasa.(01)







