Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 21 Okt 2025 18:15 WITA ·

Wabup Lotim, Entaskan Kemiskinan melalui Perencanaan yang Baik


 Wabup Lotim, Entaskan Kemiskinan melalui Perencanaan yang Baik Perbesar

Lombok Timur – Kabupaten Lombok Timur dipilih oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai Pilot Project untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Terkait hal itu tim dari Bappenas melakukan kunjungan ke Lombok Timur bersama Bangladesh Rural Advancement Committee (BRAC) Internasional. Kunjungan diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya di Dusun Segalang-galang, Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, pada Selasa (21/10).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyambut baik hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa program penanggulangan kemiskinan saat ini difokuskan secara intensif di kawasan transmigrasi, termasuk di Puncak Jeringo, Suela, Perigi, Mekarsari, dan Selaparang. Wabup Edwin menekankan bahwa perencanaan yang baik yang didasarkan pada data pokok yang betul-betul akurat, dan itu adalah kunci keberhasilan program.

“Lombok Timur adalah kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar, hampir seperempat penduduk NTB. Wajar saja Provinsi melirik Lotim kalau ingin NTB secara keseluruhan baik-baik saja. Oleh karena itu, semua kebijakan harus dimulai dari perencanaan yang baik,” ujarnya.

Wabup Edwin mendorong para ibu penerima manfaat untuk berbagi pengalaman secara terbuka. “Rombongan BRAC dan teman-teman dari Bappenas datang ke sini untuk belajar dari ibu-ibu sekalian. Oleh karena itu, apa yang ada di benak ibu-ibu, keluarkan saja, ceritakan, karena itu akan menjadi hal yang bagus dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pintanya.

Keberhasilan awal model pendampingan intensif yang diterapkan oleh Islamic Relief di Lotim akan diadopsi oleh tim BRAC dalam proyek “Desa Berdaya” yang merupakan proyek unggulan provinsi.

Wabup Edwin berharap pilot project ini sukses sehingga model kolaborasi antara Pemda dan NGO ini dapat diaplikasikan lebih luas. Tujuannya adalah untuk terus menyisir 15.000 Kepala Keluarga miskin lainnya di Lotim dan membawa mereka keluar dari kemiskinan ekstrem.

Kunjungan Tim Bappenas bersama BRAC adalah untuk melihat langsung implementasi pendekatan graduasi dalam penanggulangan kemiskinan di lokasi tersebut. Tim ingin mempelajari secara detail kelebihan, kekurangan, dan kendala di lapangan, khususnya terkait isu utama akurasi data masyarakat miskin. Tim BRAC bertekad memastikan bahwa semua bantuan yang disalurkan benar-benar mencapai masyarakat yang berhak.

Lotim dipilih sebagai percontohan karena dinilai sukses menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai upaya kolaboratif.

Program ini menerapkan model pendampingan detail dan berkelanjutan, berfokus pada pendekatan komunitas dan individu. Keunikannya terletak pada durasi pendampingan yang intensif, dilakukan minggu per minggu dan bulan per bulan, bukan hanya tahunan.

Perwakilan BRAC PD Antono menjelaskan bahwa program ini mengadopsi pendekatan graduasi ketat selama tiga tahun, mencakup lima komponen kunci, diantaranya; ketahanan pangan, kemandirian ekonomi produktif, inklusi keuangan, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan lingkungan

Selain itu, bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat tidak hanya berbentuk modal usaha, tetapi juga mencakup bantuan awal, pendampingan teknis, dan manajemen keuangan.

Pada kesempatan tim berdiskusi langsung dengan masyarakat penerima program. Mereka juga melakukan peninjauan ke tempat penerima manfaat usaha dagang serta para penerima manfaat usaha peternakan sapi dan kambing.(01)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Putusan Hakim Terkait Chromebook Sudah Keluar, Kejari Lotim Masih Bungkam

12 Mei 2026 - 13:09 WITA

BBM Campur Air Beredar, Polres Lotim Buru Pelaku

7 Mei 2026 - 08:58 WITA

Trending di Hukum & Kriminal