Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 3 Sep 2025 17:57 WITA ·

Buntut Nasi Kaput, Sekwan DPRD Siap Dicopot


 Foto : Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di dampingi Sekretaris Daerah H M Juaini Taofik menemui massa aksi yang meminta Sekretaris Dewan di Copot dari jabatannya Perbesar

Foto : Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di dampingi Sekretaris Daerah H M Juaini Taofik menemui massa aksi yang meminta Sekretaris Dewan di Copot dari jabatannya

Lombok Timur – Aksi demo jilid II yang di gelar mahasiswa Cipayung Plus kembali bergulir, mereka menuntut Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin untuk.mencopot jabatan Sekwan Lotim dari jabatannya.

Desakan pencopotan berawal dari aksi bagi nasi kaput saat aksi mahasiswa Senin (1/9) yang membagikan nasi bungkus kepada massa aksi.

” Ini pelecehan bagi pergerakam mahasiswa, semua bisa selesai dengan nasi bungkus, padahal.aksi yang kami gelar murni aksi mahasiswa,” ucap para orator dalam orasinya.

Bahkan dihadapan Bupati Lotim H Iron panggilan akrab Haerul Warisin saat demo di depan kantor Bupati. Rabu (3/9) mereka menyampaikan tuntutan pencopotan Sekwan Lotim dari jabatannya.

” Kami.minta Bupati untuk segera mencopot Sekwan dari jabatannya ” teriak mereka.

Bupati Iron yang di dampingi Sekda Lotim HM Juaini Taofik dihadapan massa aksi, menyambut massa aksi, bahkan dirinya memberi apresiasi terhadap pergerakan mahasiswa yang melakukan demo untuk mengkritik pemerintahannya.

”Terima kasih adik – adik mahasiswa yang telah menyampaikan kritikan kepada kami, untuk kami jadikam bahan merubah diri,” ucapnya.

Terhadap pencopotan Sekwan dirinya mengatakan dirinya akan menindak lanjuti, tetapi untuk.melakukan hal itu ada proses. Sehingga dirinya meminta waktu agar pergantian pejabat tidak menyalahi undang – undang yang ada

“Masalah pencopotam Sekwan itu selesai di saya, tetapi berikan kami waktu dua pekan. Karena ada proses yang harus dilalui,” katanya.

Sementara itu Sekwan Lombok Timur H Ahyan dihadapan massa aksi di depan gerbang kantor DPRD, yang ditemani Ketua DPRD Lotim M Yusri. para Ketua Fraksi mengatakan, masalah pencopotan jabatan dirinya itu ada sama pak Bupati.

“Masalah pencopotan itu ada sama pak Bupati. Kami duduk dijabatan Sekwan atas perintah,karena jabatan Sekwan ini kecil, karena dirinya hanya menjalankan perintah,”ujarnya.

Terhadap permasalahan pembagian nasi bungkus tersebut, dinilai salah dirinya meminta maaf. Karena pembagian nasi bungkus itu dihajatkan untuk semua orang. Tak hanya mahasiswa, tetapi untuk semua orang.termasuk aparat keamanan bahkan wartawanpun diberikan.

” Kalau itu dianggap salah saya mohon maaf,” ucapnya.bahkan dirinya menyatakan dirinya siap diberhentikan, karena dirinya duduk di Sekwan atas perintah Bupati.(01)

Artikel ini telah dibaca 160 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Putusan Hakim Terkait Chromebook Sudah Keluar, Kejari Lotim Masih Bungkam

12 Mei 2026 - 13:09 WITA

BBM Campur Air Beredar, Polres Lotim Buru Pelaku

7 Mei 2026 - 08:58 WITA

Trending di Hukum & Kriminal