Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 8 Agu 2025 20:41 WITA ·

Usai PT Energi di Audit Tim SNI, AMDK Asel Siap Beredar di Masyarakat


 Foto : Direktur PT. Energi Selapang, Joyo Supeno Perbesar

Foto : Direktur PT. Energi Selapang, Joyo Supeno

Lombok Timur – Setelah melalui proses panjang untuk menghidupkan kembali perusahaan daerah yang sudah mati selama tiga tahun, hari ini managemen PT. Energi Selapang mendatangkan tim Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk melakukan audit di pabrik Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) Asel.

Kedatangan tim SNI ke pabrik Air Mineral Asel dalam rangka memastikan standarisasi dan prosedur sudah dilakukan oleh PT. Energi Selaparang dalam memproduksi AMDK.Selain itu, kedatangan tim SNI juga hadir untuk membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam operasionalnya, serta memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak merusak lingkungan dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

Salah Auditor SNI dari Lembaga Sertifikasi Produk Institut Pertanian Bogor (IPB), Dini Senjani menyebut bahwa untuk bisa memasarkan suatu produk itu, harus sudah tersertifikasi SNI.

“Tujuan kami kesini adalah untuk melihat dan memastikan lokasi dan persyaratan minimal peralatan serta kemampuan SDM yang ada. Nah untuk AMDK Asel ini sudah terpenuhi,“ ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Energi Selapang, Joyo Supeno menegaskan bahwa setelah tim SNI melakukan audit, Air Minum Asel siap berproduksi dan insya Allah akan launching pada 13 Agustus 2025 mendatang.

“Setelah tim SNI memastikan semua standar terpenuhi, maka kami siap untuk produksi dan AMDK Asel akan segera kami launching. Semua perangkat dan SDM kami sudah siap melakukan produksi,“ jelasnya, Jum’at, 8 Agustus 2025.

Joyo menjelaskan, setelah sekian lama AMDK tidak berproduksi, tentunya semua perizinan termasuk SNI dan BPOM sudah kadaluarsa, sehingga pihaknya harus mendatangkan tim SNI untuk audit, guna memastikan kualitas, tingkat kesehatan, kelayakan dan ramah lingkungannya agar air mineral Asel bisa segera berproduksi dan segera dipasarkan.

“Audit SNI adalah pintu utama yang harus dilalui agar produk kita bisa diedarkan di masyarakat. Alhamdulillah setelah melalui pengujian air baku, bahan baku setengah jadi dan lainnya, sampai produksi, sudah sangat layak untuk dikonsumsi,“ ungkapnya.

Selain melakukan audit, tim dari SNI juga memberikan pelatihan International Organization for Standardization (ISO) kepada karyawan dan selanjutnya akan menerima sertifikat ISO.(*)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lotim Digitalkan Bansos, 2.576 Agen Turun Data 140 Ribu KK Lewat Portal Perlinsos

31 Juli 2026 - 12:17 WITA

Wisatawan Lombok Timur Kini Terlindungi! Bayar Rp1.000 Dapat Asuransi Rp10  juta

31 Juli 2026 - 10:05 WITA

Kejari Lombok Timur Dongkrak PAD Rp10 Miliar, Pemda Apresiasi Lewat MoU Bantuan Hukum

29 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bupati Lotim Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Perlinsos (Perlindungan Sosial) 2026

28 Juli 2026 - 20:15 WITA

30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama

27 Juli 2026 - 19:59 WITA

H Iron, Kemajuan Daerah Berawal dari Kesehatan, Dokter Jadi Fondasi Utama

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Trending di Lombok Timur