Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 18 Jun 2025 12:05 WITA ·

Viral Bupati Marah Pada Guide. Jangan Salah Sangka,Begini Kronologis Lengkapnya


 Viral Bupati Marah Pada Guide. Jangan Salah Sangka,Begini Kronologis Lengkapnya Perbesar

Lombok Timur – Sejumlah Pengguna Media Sosial membahas terkait vidio Bupati Lombok Timur yang marah pada Giude yang berasal dari Lombok Tengah. Marahnya Bupati H Haerul Warisin ini setelah mendapatkan laporan dari pelaku wisata.

Salah satu pelaku usaha Pariwisata, Jaya Kusuma menyampaikan bahwa di lokasi tersebut lebih banyak dikuasai orang-orang Lombok Tengah. Menurutnya, Teman-teman Surf Guid yang ada di Ekas sering mendapat intimidasi dari teman-teman sebelah dan tidak jarang terjadi perdebatan yang dapat memicu perkelahian. Untuk menghindari perbuatan yang bisa mengarah ke pidana, sehingga dirinya mengharapkan Pemerintah Daerah ikut turun tangan.

“Alhamdulillah, hari ini Bupati Lombok Timur langsung turun tangan ikut ke lokasi yang selama ini menjadi lahan konflik dan memberikan teguran tegas kepada orang Lombok Tengah yang sedang membawa tamunya,”katanya.

Dengan adanya persoalan yang kerap terjadi di wilayah pantai ini, bupati yang menerima laporan tentunya langsung turun melakukan pemantauan. Atas dasar itulah, bupati meminta kepada guide yang berasal dari Lombok Tengah mendapat benatakan dari Bupati

“Beruntung persoalan ini langsung di respon dengan sigap oleh Bupati. Jika tidak, maka akan berdampak pada kunjungan tamu mancanegara karena merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas surfing,“ tandasnya

Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengatakan dengan hadirnya diwiilayah ekas, dirinya meminta kepada Surf Guid dari Lombok Tengah yang saya temukan di lokasi surfing untuk tidak membawa tamu luar

“Saya tegaskan, tidak boleh membawa peselancar selain yang menginap di Hotel Lombok Timur,“ tegasnya.

Karena keluhan dari pengunjung yang menginap di hotel lombok timur, dimana para tamu sendiri tidak dapat surfing, atas dasar itulah, Bupati meminta Surf Guid tersebut untuk memberi tahu teman-temannya untuk tidak lagi membawa tamu surfing ke laut Ekas kecuali akan menginap di hotel yang ada di lombok timur.

“Tamu kita sendiri yang nginap di ekas tidak dapat melakukan kegiatan surfing, yang kuasai malah tamu yang nginap di lombok tengah,”katanya.

Atas dasar itulah, Untuk mengantisipasi terjadinya konflik, dirinya langsung memerintahkan Kasat Pol PP untuk menyiagakan 50 anggotanya menjaga lokasi tersebut.(01)

Artikel ini telah dibaca 700 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pulang Dari Jakarta, H Iron Langsung Tinjau Pasar Pringgebaya, Siapkan Lapak dan Bantuan Modal

29 April 2026 - 16:21 WITA

Bertemu Mensos, Bupati Lotim Sorot Tiga Persoalan

28 April 2026 - 14:17 WITA

Rapor Merah Belum Tuntas, Kamar Mandi VIP Rp250 Juta Muncul di Anggaran

28 April 2026 - 12:35 WITA

Kukuhkan Pengurus MKKS SMP Kabupaten, Kadisdikbud Minta MKKS Fokus Angkat Prestasi Sekolah

25 April 2026 - 17:46 WITA

Puluhan Siswa di SDN 1 Jurit Baru Keracunan MBG

24 April 2026 - 14:08 WITA

Bupati Ingin Guru Fokus Kuatkan Karakter Siswa

22 April 2026 - 18:48 WITA

Trending di Lombok Timur