Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 29 Mei 2025 16:26 WITA ·

Serius Usut Dugaan Penganiayaan Berat di Bawah Jambu Mente, Reskrim Datangi Anak Korban


 Foto : Kasat Reskrim bersama Kanit Reskrim Polres Lombok Timur menemui anak korban yang diduga dianiaya hingga meninggal dunia Perbesar

Foto : Kasat Reskrim bersama Kanit Reskrim Polres Lombok Timur menemui anak korban yang diduga dianiaya hingga meninggal dunia

Lombok Timur – Penemuan mayat seorang pria paruh baya di kebun jambu milik warga Dusun Senanggalih Timur, Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia, Rabu siang (11/9/2024), menjadi perhatian serius publik. Korban diketahui bernama Saripudin alias Tuak Sar (65), warga setempat, yang ditemukan dalam kondisi mencurigakan dan tergeletak di bawah pohon jambu mete, tertutup tumpukan ranting dan sampah.

Pihak Polres Lombok Timur menduga kuat bahwa peristiwa ini mengarah pada tindak pidana penganiayaan berat atau kejahatan terhadap nyawa. Proses penyelidikan pun telah dilakukan sejak hari kejadian, dengan melibatkan personel dari Polsek Sambelia dan Unit Reskrim Polres Lombok Timur.

Penemuan berawal dari laporan seorang warga bernama Ma’rup, yang saat itu sedang mencari rumput dan dipanggil oleh Sakrah, perempuan yang pertama kali mengetahui adanya mayat di kebun belakang rumahnya. Setelah dicek, Ma’rup segera melapor ke pihak kepolisian.

“Kami menduga adanya unsur kekerasan berat. Tapi sampai hari ini, masih banyak keterbatasan. Minimnya petunjuk di TKP dan tidak adanya saksi mata langsung menjadi tantangan utama,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Dharma, kepada awak media.

Sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan: mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, rekonstruksi awal di lapangan, hingga penerbitan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada keluarga korban. Namun demikian, polisi belum dapat mengungkap secara rinci motif atau siapa pelaku dari dugaan tindak pidana tersebut.

Terlepas dari berbagai keterbatasan, komitmen kepolisian tetap tegas. Kasat Reskrim AKP I Made Dharma bahkan turun langsung menemui anak korban, untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan terkini penyidikan. Gestur ini mendapat apresiasi dari pihak keluarga yang selama ini menanti kabar dan kejelasan atas kematian ayah mereka. (29/05/2025).

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan Bapak Kasat Reskrim menemui langsung saya sebagai anak korban, mendengarkan kegelisahan , serta menjelaskan secara transparan bagaimana arah penyelidikan sedang diupayakan,” ujar Muhammad Ikhwan Azhari , Anak Korban.

Langkah ini bukan hanya soal membangun kepercayaan, tetapi juga menegaskan bahwa penegakan hukum adalah proses yang juga memanusiakan korban dan keluarganya.

Pihak kepolisian mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga sekitar TKP, untuk membantu proses penyidikan dengan memberikan informasi yang dapat memperkuat temuan di lapangan. Partisipasi publik dinilai sangat krusial untuk mempercepat pengungkapan kebenaran.

“Kami terbuka dan akan terus bekerja. Apabila ada informasi tambahan, kami akan langsung tindak lanjuti,” tambah AKP I Made Dharma.

Di tengah rasa kehilangan yang mendalam dan penantian panjang akan keadilan, masyarakat dan keluarga besar korban berharap agar cahaya keadilan benar-benar datang, bukan sekadar angin yang berlalu tanpa kabar.

Kami pun mencatat dan menghargai dengan tulus kerja keras serta kesungguhan Polres Lombok Timur dalam menangani kasus ini. Di tengah sorotan publik yang tak pernah surut, apa yang telah dilakukan aparat bukan hal kecil. Semoga kerja-kerja kemanusiaan ini terus dijaga dan dituntaskan dengan keberanian serta integritas.(*)

Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lotim Digitalkan Bansos, 2.576 Agen Turun Data 140 Ribu KK Lewat Portal Perlinsos

31 Juli 2026 - 12:17 WITA

Wisatawan Lombok Timur Kini Terlindungi! Bayar Rp1.000 Dapat Asuransi Rp10  juta

31 Juli 2026 - 10:05 WITA

Kejari Lombok Timur Dongkrak PAD Rp10 Miliar, Pemda Apresiasi Lewat MoU Bantuan Hukum

29 Juli 2026 - 18:37 WITA

Bupati Lotim Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Perlinsos (Perlindungan Sosial) 2026

28 Juli 2026 - 20:15 WITA

30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama

27 Juli 2026 - 19:59 WITA

H Iron, Kemajuan Daerah Berawal dari Kesehatan, Dokter Jadi Fondasi Utama

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Trending di Lombok Timur