Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 20 Mar 2025 18:55 WITA ·

Diduga Gara – gara Uang, Andi Nekat Gantung Diri


 Foto : Omi Satriandi (28) warga Dusun Gubuk Baret, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 14.00 WITA. Perbesar

Foto : Omi Satriandi (28) warga Dusun Gubuk Baret, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.

Lombok Timur – Seorang warga Dusun Gubuk Baret, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban yang beridentitas Omi Satriandi (Andi) 28 Tahun ditemukan tergantung di kamar rumahnya menggunakan tali nilon yang terikat pada kayu utama plafon kamar.

Menurut Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman Kronologi kejadian bermula ketika Sumaini (59) ibu korban, pulang ke rumah dan menemukan anaknya dalam keadaan tergantung.

“Sumaini yang panik segera memanggil Hensy Suryani (43) bibik korban, yang rumahnya bersebelahan. Warga sekitar yang melihat Sumaini berlari sambil menangis turut berdatangan ke rumah korban dan bersama-sama menurunkan korban dari gantungan. Namun, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dan tidak sempat dibawa ke puskesmas,” katanya. Kamis (20/03/2025)

Mendapat informasi tentang hal itu, personil Sat Reskrim dan tim INAFIS Polres Lombok Timur segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Setelah melakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi, dengan alasan menerima kematian korban sebagai takdir dari Allah SWT,” bebernya.

Sama halnya denganketerangan saksi, Hensy Suryani, belakangan ini korban sering mengeluh karena uangnya yang dipinjam seseorang belum dikembalikan.

“Masalah ini diduga menjadi salah satu faktor yang memicu korban mengambil tindakan tragis tersebut,” ucapnya.

Tindakan yang dilakukan oleh kepolisian meliputi pengamanan TKP, olah TKP, interogasi saksi-saksi, pembuatan laporan, serta surat pernyataan penolakan autopsi dari keluarga korban. Seluruh proses berjalan dengan tertib dan lancar.(01)

 

Artikel ini telah dibaca 265 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lotim,Diduga Tekait Kasus OTT Bupati Lobar

25 Juli 2026 - 10:51 WITA

Polisi Bekuk 3 Pelaku Curanmor, 9 Motor Diamankan

24 Juli 2026 - 18:29 WITA

Moment Hari Jadi Adiyaksa,Kejati NTB Didemo,Desak Mantan Jampidsus Ditahan

22 Juli 2026 - 18:00 WITA

Kapolres Lotim Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba Seberat 3 Kg

21 Juli 2026 - 07:02 WITA

TNI-Polri Lombok Timur Kompak, Kapolres dan Dandim Baru Sepakat Jaga Kondusivitas Wilaya

20 Juli 2026 - 16:07 WITA

Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim Amankan Terduga Pengedar Sabu di Masbagik

18 Juli 2026 - 20:40 WITA

Trending di Hukum & Kriminal