Lombok Timur – Seorang bocah atas nama Alfi berusia sekitar Tiga tahun asal Dusun Gubuk Baru, Desa Pijot Utara, Kecamatan Keruak, ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi dekat persawahan warga pada hari Selasa, 11 Februari 2025, sekitar pukul 18.40 wita.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar kejadian, Korban meninggal dunia diduga akibat terseret arus sungai yang ada didekat rumahnya. Sebelumnya, korban diketahui bersama ayahnya pergi memberi makan kambing di kandang miliknya sekitar pukul 18.30 wita. Korban selanjutnya minta izin untuk kencing di pinggir saluran irigasi dekat kandang.
Setelah selesai memberikan makan kambing, ayahnya tidak melihat korban disekitar kandang, hanya ditemukan celana yang ditaruh di pinggir saluran irigasi tempat korban dikabarkan hilang.
Mengetahui korban tidak di lokasi, ayah korban langsung memastikan bahwa anaknya terseret arus di saluran irigasi tersebut dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Kepala Dusun Bendera, Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Abdul Munir (35) menuturkan, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung bergegas ke lokasi untuk membantu pencarian bersama tim SAR gabungan.
Adapun korban berhasil ditemukan sekitar pukul 22.10 wita di saluran irigasi perkebunan Dusun Rarangan, Desa Pijot dalam kondisi terdapat bekas luka benda tumpul di bagian kepala dan punggung korban yang diduga bekas benturan saat terseret arus.
“Setelah melakukan pencarian sepanjang sekitar satu kilometer di saluran irigasi itu, saya menemukan korban tersangkut di pohon di dekat persawahan warga dalam kondisi tengkurap,“ ujarnya.
Setelah memastikan itu adalah korban katanya, dirinya langsung menginformasikan kepada warga sekitar dan melaporkan kepada tim sar untuk melakukan evakuasi.
“Setelah saya pastikan itu korban, langsung saya laporkan kepada tim SAR yang saat itu juga ikut melakukan pencarian. Korban kita evakuasi menggunakan sepeda motor sampai ke jalan raya, selanjutnya dibawa menggunakan ambulance menuju RS Patuh Karya Keruak,“ ujarnya
Sementara itu, Kapolsek Keruak AKP Mastar membenarkan adanya bocah yang terseret arus kemudian meninggal dunia.”Ya benar, setelah kita mendapatkan informasi, kita bersama anggota langsung melakukan pencarian, dan sekarang sudah ketemua dalam kondisi meninggal dunia,”paparnya.(01)







