
Anggota Polsek Sembalun mendatangi lokasi laka lantas yang menyebabkan seorang warga bernama Ruslan meninggal dunia pada hari selasa 19 Desember 2022
Selong – seorang pengendara sepeda motor bernama Ruslan (22) tahun Alamat, Dusun Lendang luar Desa Sembalun kecamatan Sembalun Lombok Timur di temukan oleh warga dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban Ruslan yang diketahui seoarang petani ini pertama kali ditemukan oleh warga pada hari selasa 19 Desember 2022 sekitar pukul 06 :30 wita oleh warga Bernama H Bayu (54) tahun dalam kondisi terlentang di selokan air yang berada di pinggir jalan raya.
Menurut keterangan H bayu, saat itu dirinya hendak ke tanah miliknya di kagetkan dengan penemuan seseorang yang belum di ketahui identitasnya, karna panik saksi selanjutnya saudara H . Bayu mendatangi Polsek Sembalun untuk memberitahukan kepada Petugas anggota Polsek Sembalun tentang kejadian tersebut.
“Anggota Polsek Sembalun yang sedang bertugas menerima laporan, langsung menghubungi pihak puskesmas Sembalun untuk bersama sama mengevakuasi korban,”ujar kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nicolas Oesman.
Setelah itu, Team yang terdiri dari pihak puskesmas Sembalun dan anggota Polsek Sembalun langsung bergerak ke lokasi kejadian, dsn menemukan posisi korban masih berada di selokan Air dan juga menemukan kendaraan korban yang posisinya tidak jauh dari tempat korban di temukan, selanjutnya pihak Puskesmas Sembalun mengevakuasi korban ke Puskesmas Sembalun untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut .
Adapun dari hasil pemeriksaan luar yang sdh di lakukan oleh pihak puskesmas di temukan luka lecet pada bagian kaki dan paha kanan yang cukup tidak beraturan dan juga di temukannya luka di bagian kepala belakang dengan diameter 5 – 6 cm, selanjutnya pihak puskesmas melakukan visum terhadap korban.
Dari hasil visum ini katanya, kondisi korban sudah tidak bernyawa ( meninggal dunia ), Di duga korban kecelakaan Karna lalai dan kurangnya hati -hatinya dari pengemudi kendaraan dan tidak memiliki lampu pada saat melaju dan kurang konsentrasi sehingga kendaraan tidak bisa di kendalikan dan terjadi laka lantas.
“Tidak di temukannya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban, dan Meninggalnya korban di duga akibat benturan dari benda yang cukup keras di bagian kepala belakang yang menyebabkan tengkorak belakang pecah,”ujarnya. (01)







