Lombok Timur – Warga Sekaroh kecamatan jerowaru kabupaten lombok timur minta kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk membuka matanya. Pasalnya, jalan menuju pantai pink yang menjadi kebanggaan NTB kondisinya Rusak parah.
Menurut salah satu warga Sekaroh Rahman Mengatakan, Gubernur NTB yang saat ini menjabat merupakan gubernur pilihan Masyarakat Sekaroh. Hanya saja, sejak dipilih pada pemilihan gubernur pada tahun yang lalu, lalu Iqbal tidak pernah turun ke masyarakat
“Meski gubernur NTB tidak pernah datang kampanye, tetapi suaranya paling banyak,”ujarnya.
Selain desa Sekaroh merupakan basis suara ikbal, juga desa Sekaroh merupakan desa yang terdapat destinasi wisata yang sangat indah. Yaitu Pantai Pink dan beberapa pantai yang semuanya ada di wilayah desa Sekaroh.
“Pantai yang kita punya sangat bagus, PAD dari pantai pink ini juga banyak. Tapi jalan menuju lokasi ini sangat buruk, banyak wisatawan mengeluh, gubernur harus lihat itu, jangan pura – pura buta,”katanya.
Kepala Desa Sekaroh, Mansyur menyebut jalan yang rusak saat ini karena termakan usia. Yakni dibangun di era Presiden Soeharto.Berbeda dengan ruas jalan baru yang dibangun tahu 2019 lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang saat ini masih utuh.
Karena jalan tersebut menjadi akses satu-satunya warga Sekaroh, Kades mengaku sedah berusaha untuk melakukan penimbunan menggunakan material tanah. Jalan rusak itu pun sudah berusaha untuk diusulkan perbaikannya segera.
Harapannya kepala daerah baru di Provinsi NTB maupun Lotim ini memiliki kepedulian terhadap akses jalan wisata ke pantai Pink, Tanjung Ringgit dan objek wisata terkenal lainnya di wilayah Sekaroh. “Jalan yang parah itu rencana mau diaspal tahun ini, mudahan Bupati baru peduli,” harapnya .
Tidak ingin melihat jalan rusak parah, dirinya selaku kepala desa sudah melakukan penimbunan. Penimbunan sementara dilakukan karena mengingat kubangan yang terjadi cukup parah. Bahkan ada bagian jalan yang berlubang cukup dalam sehingga sangat membahayakan pengguna jalan
“Kalau tak cepat ambil inisiatif, khawatir ada yang korban. Karena itu kita minta pemerintah cepat perbaiki, “harapnya.(01)







