Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 9 Jan 2026 09:03 WITA ·

Sekda Lombok Timur Raih Doktor, Dinilai Hadirkan Solusi Nyata Penurunan Stunting


 Sekda Lombok Timur Raih Doktor, Dinilai Hadirkan Solusi Nyata Penurunan Stunting Perbesar

Lombok Timur – Ketua Barisan Pemuda Nusantara Kabupaten Lombok Timur, Saparwadi, menilai keberhasilan H. Juaini Taufik menyelesaikan studi doktoral di Universitas Muhammadiyah Jakarta di tengah kesibukannya sebagai Sekretaris Daerah merupakan capaian yang patut diapresiasi secara luas.

“Di tengah beban kerja yang sangat padat, beliau mampu menuntaskan pendidikan doktoral dengan sangat baik, bahkan menghadirkan solusi konkret bagi daerah. Ini bukan hal yang mudah dan layak menjadi teladan,” kata Saparwadi, yang akrab disapa Bung Wadik, kepada media, jumat (09/01).

Menurut Bung Wadik, disertasi yang melahirkan Model SIPETAS (Sinergi Peran Tokoh Lokal dalam Akselerasi Penurunan Stunting) menunjukkan kedalaman pemikiran dan keberpihakan pada kebutuhan riil masyarakat. Model tersebut menegaskan bahwa penurunan stunting tidak cukup diselesaikan melalui regulasi dan prosedur administratif semata, tetapi membutuhkan perubahan perilaku keluarga dan keberlanjutan praktik di tingkat komunitas.

Ia menilai, keunggulan Model SIPETAS terletak pada kemampuannya menggabungkan peran birokrasi dengan tokoh lokal sebagai aktor strategis kebijakan. “Pendekatan ini lebih membumi. Tokoh agama, tokoh adat, dan pemimpin komunitas memiliki pengaruh sosial yang kuat dan sangat menentukan keberhasilan kebijakan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Bung Wadik menyoroti pendekatan komunikasi dan tata kelola data dalam model tersebut. Transformasi komunikasi kebijakan dari pola top-down menjadi berbasis budaya dan nilai lokal, serta pemanfaatan data sebagai umpan balik kebijakan, dinilainya sebagai langkah maju dalam praktik pemerintahan daerah.

“Model SIPETAS tidak hanya relevan untuk Lombok Timur, tetapi juga berpotensi diterapkan di daerah lain, bahkan secara nasional, terutama di wilayah dengan karakter sosial-budaya yang kuat,” tambahnya.

Bung Wadik berharap capaian akademik H. Juaini Taufik dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan aparatur negara bahwa pendidikan tetap dapat dikejar di tengah tanggung jawab besar.

“Jangan menunggu keadaan ideal untuk belajar. Di tengah tekanan, keterbatasan, dan kesibukan setinggi apa pun, ilmu pengetahuan tetap bisa dikejar dan justru di sanalah lahir solusi nyata bagi bangsa,” pungkasnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PMII Lotim Soroti Masa Jabatan Plt Dirut PDAM Hampir Dua Tahun, Desak Pemda Buka Dasar Hukum dan Minta KPK Telaah Tata Kelola

28 Oktober 2026 - 22:30 WITA

Pati Belajar ke Lombok Timur, Tertarik Cara Lotim Bangun Pendidikan Bermutu hingga Revitalisasi Rp127 Miliar

28 Oktober 2026 - 17:56 WITA

FWMO Lotim Gelar Raker dan Milad, Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan Jadi Pembahasan

28 Oktober 2026 - 15:53 WITA

Rungkad, Diduga Judol Pakai Dana Desa,Kades Kotaraja dan Bendahara Resmi Ditahan Kejari Lotim

26 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Kerugian Diduga Tembus Rp1 Miliar, Kasus Dugaan Korupsi Kades Kerumut Naik ke Penyidikan

26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Usung Visi MAPAN, Abdul Halil Siap Bangun Boyemare yang Mandiri, Agamis, dan Amanah

25 Oktober 2026 - 18:03 WITA

Trending di Lombok Timur