Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 27 Agu 2026 18:23 WITA ·

Raih Peringkat Pertama, Lombok Timur Dipastikan Masuk 30 Daerah Penerima Program LSDP Bank Dunia


 Raih Peringkat Pertama, Lombok Timur Dipastikan Masuk 30 Daerah Penerima Program LSDP Bank Dunia Perbesar

Lombok Timur— Kabupaten Lombok Timur memastikan diri masuk dalam 30 daerah penerima Program Local Service Delivery Project (LSDP) setelah berada di peringkat pertama penilaian nasional.

Program yang digagas Kementerian Dalam Negeri bersama Bappenas dengan dukungan pendanaan Bank Dunia ini fokus pada peningkatan layanan infrastruktur dan tata kelola persampahan di daerah.

Kunjungan tim verifikasi lapangan LSDP berlangsung di Lombok Timur pada Kamis (27/8). Tim datang untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mengukur besaran dana hibah yang akan dikucurkan.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyatakan komitmen penuh Pemda untuk memenuhi seluruh persyaratan. Ia menyebut kebersihan menjadi prioritas utama masa jabatannya.

“Saya sangat bersemangat untuk bagaimana Lombok Timur ini bersih, Pak. Sangat saya idam-idamkan itu. Dan rasanya kita tidak akan pernah tenang berhenti jadi Bupati kalau tetap dia kotor,” tegasnya.

Bupati juga menekankan potensi ekonomi dari sampah. Menurutnya, paradigma lama yang menganggap sampah sebagai barang tidak bernilai harus diubah melalui LSDP.

“Hal-hal positif yang dapat kita tarik dari sampah ini juga bisa kita hadirkan. Tidak seperti prinsip sekarang ini, sampah adalah barang kotor yang tidak ada harganya. Tentu lewat LSDP ini semua itu akan berubah. Orang mengatakan itu tidak bermanfaat, insyaallah dengan program ini akan menjadi bermanfaat,” ujarnya.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kemendagri Suprayitno mengatakan kunjungan tim tidak hanya untuk verifikasi, tetapi juga memberi masukan agar Pemda memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Senada, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah IV Kemendagri Paudah menekankan LSDP menargetkan perubahan perilaku masyarakat. Salah satu sasarannya adalah sekolah.

“Salah satu arah program LSDP adalah untuk menghasilkan perubahan perilaku yang salah satunya akan dimulai dari sekolah. Diharapkan anak-anak dapat membawa perubahan perilaku di keluarga,” jelasnya. Ia meyakinkan Kemendagri akan mendukung semangat Pemda dan masyarakat Lombok Timur.

Koordinator Tim Kelembagaan Pemerintah Daerah dan Pembangunan Daerah Bappenas Septaliana Dewi Prananingtyas menambahkan, LSDP berbeda dari proyek persampahan sebelumnya karena menyasar reformasi menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“LSDP menitikberatkan pada reformasi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir yang akan mendatangkan keuntungan bagi daerah dan masyarakat. Diharapkan di akhir program target tersebut telah tercapai,” katanya. Ia juga menyebut Pemda akan mendapat asistensi regional dan lokal selama pelaksanaan.

Bupati Haerul Warisin kembali menegaskan Pemda siap memenuhi ketentuan, baik dari aspek kelembagaan maupun dukungan APBD.

Program LSDP diharapkan dapat mendukung upaya Pemda Lombok Timur dalam pengelolaan sampah berkelanjutan serta menggerakkan ekonomi sirkular.

Verifikasi lapangan ini dihadiri Sekda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, masyarakat pemerhati lingkungan, serta perwakilan masyarakat sekitar TPA Ijo Balit.

Dengan status sebagai daerah peringkat pertama, Lombok Timur kini tinggal menunggu penetapan akhir untuk segera menjalankan program yang menyasar layanan dasar dan kebersihan lingkungan tersebut.(01)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rekrutmen Pendamping Desa Provinsi NTB Tuai Polemik, Irwan Safari: Diduga Sudah Dikapling

10 September 2026 - 16:33 WITA

Diduga Tipu BGN, SPPG Jerowaru 1 Sajikan Menu Tak Sesuai Label

10 September 2026 - 14:42 WITA

Bupati Lotim Komit Jadikan Voli Bupati Cup Rarang Agenda Tahunan, Dana Turnamen Bakal Dinaikkan

9 September 2026 - 08:58 WITA

Bekali Lulusan dengan Keterampilan Praktis, Bupati Lotim Dorong Pelatihan Sesuai Kebutuhan Pasar

8 September 2026 - 18:56 WITA

FWMO Lotim Gelar Diskusi Jurnalistik: Persaingan Wartawan di Era Digital, Kreativitas Harus Sejalan dengan Kode Etik

8 September 2026 - 13:45 WITA

Ketua DPD Perindo Dalami Video YS Minum di Pantai Yang Viral

8 September 2026 - 11:02 WITA

Trending di Lombok Timur