Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 30 Mar 2026 19:52 WITA ·

Perjuangkan Hak PPPK, Bupati Lotim Kirim Surat Cinta ke BKN Pusat


 Perjuangkan Hak PPPK, Bupati Lotim Kirim Surat Cinta ke BKN Pusat Perbesar

Lombok Timur— Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri Silaturahmi dan Halal bi Halal Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Kabupaten Lombok Timur, Senin (30/3), di Gedung Serbaguna Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia.

Dalam acara yang digagas Forum PPPK Paruh Waktu itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi sekaligus menanggapi aspirasi pegawai terkait kepastian status kepegawaian. Ia menegaskan komitmen mengawal proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Kita tidak bisa bicara hanya lewat surat saja. Saya akan temui langsung Kepala BKN untuk mendiskusikan nasib adik-adik,” ujar Haerul Warisin. Rencana itu menyusul surat resmi yang akan dikirimkan Pemkab Lombok Timur ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.

Di hadapan peserta, Bupati juga memperingatkan keras praktik pungutan liar dalam birokrasi lokal. Menurutnya, kenaikan pangkat, mutasi, maupun pengurusan sertifikasi merupakan hak pegawai yang tidak boleh diperjualbelikan.

Haerul turut berbagi kisah perjalanan hidupnya sebagai motivasi, mengajak ASN menjaga integritas, menghindari fitnah, serta berorientasi pada pengabdian jangka panjang. Ia juga meminta dukungan doa bagi program strategis daerah, termasuk pembangunan gedung sekolah unggul senilai Rp245 miliar yang tengah diperjuangkan.

Menutup arahannya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan lahir dari ikhtiar maksimal yang diiringi doa, serta pentingnya bekerja demi keberlangsungan generasi mendatang.

Ketua Forum PPPK Paruh Waktu Lombok Timur, Bambang Sakra, menyampaikan terima kasih atas kebijakan pengangkatan yang telah diberikan.

“Mewakili seluruh ASN P3K PW, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin. Pengangkatan ini adalah kado terindah bagi kami,” katanya.

Ia berharap pada 2026 para pegawai dapat diakomodasi menjadi ASN Penuh Waktu, seraya memahami keterbatasan anggaran daerah namun meminta kejelasan status demi kepastian pengabdian.(01)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rekrutmen Pendamping Desa Provinsi NTB Tuai Polemik, Irwan Safari: Diduga Sudah Dikapling

10 September 2026 - 16:33 WITA

Diduga Tipu BGN, SPPG Jerowaru 1 Sajikan Menu Tak Sesuai Label

10 September 2026 - 14:42 WITA

Bupati Lotim Komit Jadikan Voli Bupati Cup Rarang Agenda Tahunan, Dana Turnamen Bakal Dinaikkan

9 September 2026 - 08:58 WITA

Bekali Lulusan dengan Keterampilan Praktis, Bupati Lotim Dorong Pelatihan Sesuai Kebutuhan Pasar

8 September 2026 - 18:56 WITA

FWMO Lotim Gelar Diskusi Jurnalistik: Persaingan Wartawan di Era Digital, Kreativitas Harus Sejalan dengan Kode Etik

8 September 2026 - 13:45 WITA

Ketua DPD Perindo Dalami Video YS Minum di Pantai Yang Viral

8 September 2026 - 11:02 WITA

Trending di Lombok Timur