Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 13 Feb 2024 17:58 WITA ·

Penuhi Kebutuhan Industri, SMKN 1 Sakra Tebar 12 ribu Ayam DOC


 Foto, Kepala Sekolah SMKN 1 Sakra Ahmad Sumhaka saat meninjau DOC yang sudah dilepas pada hari senin (13/02). Perbesar

Foto, Kepala Sekolah SMKN 1 Sakra Ahmad Sumhaka saat meninjau DOC yang sudah dilepas pada hari senin (13/02).

Lombok Timur – SMKN 1 Sakra Kabupaten Lombok Timur mulai melakukan pemeliharaan ayam pedaging dengan melepas DOC Sebanyak 12 ribu.

Guru Smkn 1 Sakra Muksin mengatakan, Penebaran DOC Ayam pedaging ini setelah sekian lama berhenti berternak, saat ini SMKN 1 Sakra mulai melakukan peternakan ayam pedaging untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Kandang kita kosong hampir 8 bulan, mulai tanggal 12 pebruari kemarin, kita sudah mulai mengisi kandang kita sebanyak 12 ribu ekor,”ujarnya.

Pengisian kandang setelah lama kosong ini sebutnya, selain untuk memenuhi kebutuhan industri, juga sebagai tempat anak – anak melalukan praktik sekolah. Sehingga kedepan, anak – anak yang lulus sekolah bisa memiliki pengetahuan yang mempuni dalam ilmu peternakan.

“Kita bukan hanya mengajarkan anak bagaimana beternak saja, kita juga mengajarkan anak bagaimana membuat pakan yang baik,”paparnya.

Untuk DOC yang sudah dilepas pada tanggal 12 kemarin ini katanya, kemudian akan dilakukan perawatan selama 32 hingga 35 hari kedepan. Dalam masa perawatan ini tentunya DOC akan mengalami kematian.

“Biasanya tingkat kematian setiap pemeliharaan ini 1 sampai 4 persen, tapi semoga saja kita di SMKN 1 Sakra jauh lebih sedikit,”ujarnya.

Sebelum dikelola oleh SMKN 1 Sakra secara mandiri, kandang ini sebelumnya di sewakan ke pihak lain. Namun dibawah kebijakan kepala sekolah yang saat ini, dirinya tidak mau menyewakan kembali kandang yang ada, sehingga anak – anak bisa dengan mudah berlajar.

Adapun kelebihan dari mengelola sendiri sambungya, anak – anak bisa dengan mudah melakukan praktik, dan keuntungan yang diterima tentunya akan jauh lebih banyak.

“Karena kita sekarang sudah BLUD, maka kita bisa mengelola secara mandiri,”katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Sakra Ahmad Sumhaka mengatakan teaching factory (Tefa) yang ada saat ini untuk mendukung pembelajaran siswa agar sesuai dengan standar industri.

“Kami ingin membekali peserta didik sesuai dengan realita di industri. Maka dari itu kami mencoba mengelola secara mandiri yang bekerja sama dengan mitra yang ada,”ujarnya.

SMKN 1 Sakra sendiri katanya, selain fokus dalam ilmu peternakan, juga ada beberapa jurusan yang saat ini mulai banyak dilirik dunia industri. Diantaranya ilmu perhotelan, tata boga, dan masih banyak jurusan lain yang memang sudah diserap di dunia kerja.
“Kita berharap semua jurusan yang kita miliki lebih banyak diserap di dunia kerja,”harapnya.(01)

 

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dua Siswi MAN 1 Lotim Raih Dua Juara di Olimpade Bank Indonesia

15 Mei 2026 - 22:13 WITA

MAN 1 Lotim Melaju Wakili Lombok Timur di Ajang LCC Empat Pilar MPR ke Tingkat Provinsi 2026

15 Mei 2026 - 08:44 WITA

MAN 1 Lotim Raih Juara Umum Dalam Lomba Pramuka Se-NTB di Undikma Mataram

14 Mei 2026 - 20:27 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Sakra Barat Borong Prestasi di Berbagai Lomba Pendidikan dan Seni

13 Mei 2026 - 21:01 WITA

Trending di Pendidikan