Lombok Timur– UPTD Pendidikan Kecamatan Sakra Barat kembali menunjukkan dominasinya dengan memborong sejumlah prestasi di tingkat kabupaten pada pekan ini. Capaian tersebut datang dari jenjang SMP hingga SD yang tersebar di wilayah Sakra Barat.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sakra Barat Muhamad Taufik Ismail menyampaikan apresiasi atas kerja keras kepala sekolah, guru, dan siswa yang telah mengharumkan nama kecamatan.
“Prestasi yang sudah di raih ini semoga tetap dinpertahankan oleh sekolah,”katanya pada media ini selasa, (13/05).
Ia mengatakan, prestasi yang berhasil di raih oleh sekolah sekolah ini diharapkan dapat di ikuti oleh sekolah lain. Sehingga ke depan, sekolah di sakra barat menjadi sekolah yang bisa berdaya saing di kabupaten lombok timur.
Adapun sekolah sekolah yang berhasil meraih prestasi diantaranya;
SMPN 2 Sakra Barat Mendapat Juara 1 Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tingkat wilayah NTB dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan [BPMP] NTB. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi sekolah dalam menerapkan pembiasaan positif sesuai program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
SMPN 1 Sakra Barat Meraih juara 1 Pemilihan Putri Anak Indonesia Terbaik NTB 2026 Siswa perwakilan sekolah dinilai unggul dalam aspek wawasan, kepribadian, dan kemampuan komunikasi.tidak hanya itu, SMPN 1 Sakra Barat juga Menjadi juara 2 liga putsal siswa.
SDN 1 Jero Gunung mendapatkan Juara 3 Seni Tari tingkat Kabupaten Lombok Timur. Pretasi ini diraih atas Penampilan tari kreasi siswa mendapat apresiasi juri atas kekompakan dan ekspresi panggung
Selain itu, SDN 1 Jerogunung juga menjadi Juara 1 Seni Kriya tingkat Kabupaten Lombok Timur Karya kerajinan tangan siswa dinilai memiliki nilai kreativitas dan kearifan lokal yang kuat.
SDN 1 Rensing Raya Mendapatkan juara 2 Seni Tari tingkat Kabupaten Lombok Timur. Tim tari sekolah tampil memukau dengan koreografi yang energik dan kostum tradisional yang menarik.
Keberhasilan ini menambah daftar panjang prestasi UPTD Sakra Barat di bidang akademik, karakter, dan seni budaya. Pihak UPTD menyatakan akan terus mendorong sekolah-sekolah untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi sebagai sarana pengembangan bakat siswa.
Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi sekolah lain di Lombok Timur untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler.(01)







