Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 27 Mei 2025 11:44 WITA ·

Miris, Ratusan SD Negeri di Lombok Timur Masih Rusak Berat


 Foto : SDN 2 Surabaya Utara yang rusak akibat diterjang angin kencang pada bulan februari yang lalu. Perbesar

Foto : SDN 2 Surabaya Utara yang rusak akibat diterjang angin kencang pada bulan februari yang lalu.

Lombok Timur – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur H. Jumadil membeberkan bahwa masih banyak sekolah negeri yang ditemukan rusak di Lombok Timur, jumlah bahkan mencapai ratusan unit.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Dikbud Lotim ke lapangan beberapa minggu terakhir ini. Jumlah itu, kata dia, berdasarkan laporan sementara yang diterima karena sampai hari ini, tim masih terus melakukan pendataan.

“Iya banyak, berdasarkan laporan kemarin saja proposal yang dibawa pak Bupati ke Jakarta itu jumlahnya 131 sekolah yang rusak berat,” sebut Jumadil ditemui di ruang kerjanya. Senin, (26/05/2025).

Ia mengaku miris dengan fasilitas sekolah di Gumi Patuh Karya ini yang sangat jauh dari kata layak. Bahkan kata dia ada juga yang ruang belajarnya lebih layak disebut kandang dari pada sekolah.

Karena itu, kata dia, Kepala Dinas meminta supaya sekolah yang membahayakan siswa baiknya ditutup saja dialihkan ke tempat lain.

 Jumadil Ia berencana mengalihkan sebagian besar anggaran ATK dan TIK Sekretariat Dikbud Lotim untuk menambah dana perbaikan sekolah tersebut. Hanya saja, kata Jumadil, rencana itu belum disampaikan ke Bupati. “Kalau diperbolehkan. Kan Lumayan itu bisa membantu beberapa sekolah,” ujarnya.

Keadaan sekolah yang seperti itu menurutnya sangat kontras dengan harapan pemerintah pusat yang selalu menggaungkan peningkatan mutu pendidikan. “Miris memang, dari 663 Sekolah SD Negeri di Lombok Timur itu 131 sekolah rusak berat, belum lagi yang swasta,” ucapnya.

Meskipun kerap dijadikan isu bahwa Dikbud mengelola anggaran hingga triliunan, tapi dana itu sebagian besar untuk gaji pegawai. “Kita memang punya anggaran Rp. 1,2 Triliun, tapi yang Rp. 1 Triliun itu untuk gaji pegawai dan juga Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang dititip di sini, jadi kita hanya menggunakan yang 2 itu saja,”pungkasnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polresta Mataram Bubarkan Judi Sabung Ayam di Cakranegara

12 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Salurkan Bantuan Kesehatan kepada 193 Mustahik, BAZNAS Lombok Timur Perkenalkan Program Unggulan

12 Oktober 2026 - 12:18 WITA

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Trending di Lombok Timur