Lombok Timur – Seorang mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan selat Alas, tepatnya di dekat lampu suar Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.
Menurut kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP. Nicolas Oesman, awalnya mayat itu dilihat mengapung oleh anak buah kapal KM Garda Maritim, yang selanjutnya melaporkan penemuan itu ke Sat Pol Airud Polres Lombok Timur.
“Setelah mendapat laporan, Personil Pol Airud dibantu oleh Personil TNI AL dan Basarnas langsung bergegas ke titik koordinat 8°27.759’S • 116°43.057’E untuk melakukan evakuasi,” kata Oesman. Minggu (15/12/2024).
setelah tiba di titik lokasi, petugas kemudian mengangkat mayat menggunakan speed KP XXI 1002 dan membawa korban menggunakan kantong jenazah kemudian dibawa ke dermaga. Ketana saat proses identifikasi, mayat itu sudah dalam kondisi membengkak dan berjenis kelamin laki-laki.
“Saat ini mayat itu sudah dibawa ke rumah sakit untuk proses tindak lanjut,”paparnya.
Korban Diduga Berasal Dari Sumbawa
Sebelum ditemukan di Pantai Kayangan, Pada hari Jumat tanggal 13 Desember 2024 pukul 08.00 wita di wilayah Kab. Sumbawa Barat, adanya korban tenggelam di pantai lawar Desa sekongkang bawah kec.sekongkang pada saat aktivitas memancing.
Adapun identitas korban yang tenggelam atas Nama Dedi Dermawan (28) tahun, Alamat : RT/RW 002/002 Dusun Maluk Loka Desa Maluk Kec.Maluk.
Sebelum korban dilaporkan tenggelam, pada hari Kamis tanggal 12 Desember pukul 17.00 Wita korban bersama dengan saksi berangkat dari rumah korban di desa Maluk loka menuju lokasi pemancingan di panti lawar desa sekongkang bawah kec. Sekongkang.
Pukul 17.30 Wita sdr dedi (korban) dan saudara Agus (saksi) tiba di lokasi untuk melakukan aktifitas memancing namun tiba-tiba sdr agus(saksi) melihat korban sudah dalam posisi terjatuh dari atas tebing menuju ke dalam laut dan korban sempat berteriak meminta tolong kepada saksi selanjutnya dengan spontan saksi membantu korban untuk melakukan pertolongan dengan cara langsung terjun menuju laut namun karena situasi arus yang sangat deras sehingga saksi tidak dapat membantu korban.
Sekitar pukul 18.00 Wita saksi kemudian meminta bantuan kepada pemancing yang berada di sekitaran pantai lawar untuk membantu korban namun posisi korban sudah berada di tengah laut.
Pukul 20.00 Wita anggota piket jaga polsek sekongkang mendapat laporan dari warga bahwa adanya korban tenggelam di pantai lawar selanjutnya piket jaga polsek sekongkang langsung menuju tkp untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Pukul 20.10 Wita anggota polsek sekongkang tiba di tkp untuk melakukan pencarian bersama dengan warga dan tim emergncy PT AMMAN di seputaran pantai lawar.. Pukul 22.30 Wita pencarian terhadap korban di hentikan karena cuaca yang sangat extrime untuk dilakukan pencarian terhadap korban.(01)







