Lombok Timur – Ratusan Mahasiswa mendatangi Kantor Bupati Lombok Timur pada hari selasa(20/01) meminta agar kepala dinas pariwisata widayat agar di copot dari jabatannya.
Menurut salah satu Gp Anti Korupsi Ihwan mengatakan, widayat merupaakan kepala dinas yang selalu merusak citra lombok timur.dimana setiap program yang dilakukan, selalu mencitdrai hati masyarakat.
Ketum Himmah Yadi mengatakan, Sundrise land awalnya merupakan hutan belantara, ditangan pengurus yang baru, kemudian dirubah menjadi lokasi wisata yang ramai di kunjungi oleh masyarakat.
“Ketika masyarakat minta bantuan sama pemerintah, apakah pemerintah sudah mau membantu masyarakat, kok enak sekali mau ambil alih hasil jerih payah masyarakat,”katanya.
Sementara itu, Ketum HMI agam Mawan salam Pemerintah saat ini datang hanya ketika lokasi sudah bagus, padahal aebelumnya tidak ada kontribusi kepada pariwsta ini.
” Sundrise land merupakan pawisata yang dibangun oleh masuatakat, tetapi sekarang diambil seenaknya oleh pemerintah,”kesalnya.
Untuk itu, dirinya meminta kepada pemerintah agar mengembalikan hak kelola kepada masyarakat yang sudah membangun dari awal. Bukan hanya memberikan ke pihak yang duduk manis tanpa pernah berkontribusi dalam pembangunan,”pintanya.
Ssmentara itu, Sekrtasris daerah Kabupaten Lombo Timur HM Juani Taofik yang menemui massa mengatakan apa yang menjadi tuntutan adik mahasiswa sudah diatensi pak bupati. Menurutnya apa yang terjadi saat ini bupati sudah mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat.
“Apa yang menjadi tuntutan mahasiswa ini, pak bupati sudah meminta saya untuk melakukan investigasi, dari hasil itu kemudian akan diambil sikap,”paparnya.
Sekda juga menegaskan, pengambilan alih sundrise land ini merupakan bukan atas kemauan dari bupati, tetapi merupakan kebijakan yang diambil oleh kepala dinas pariwisata secara pribadi.
“Jadi pak bupati dalam hal ini tidak ada murni tidak tau,itu murni kebijakan kepala dinas saja,”paparnya.(01)







