Lombok Timur – Masyarakat Lombok Timur menyuarakan kekecewaannya terhadap pelayanan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lombok Timur. Sejumlah warga menyebut Kepala Kantor Imigrasi setempat bersikap “tertutup” dan sulit ditemui untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait layanan keimigrasian.
Keluhan ini mencuat setelah beberapa pemohon paspor dan layanan keimigrasian lainnya mengaku kesulitan mendapatkan kepastian informasi. Warga menilai komunikasi publik dari pihak kantor kurang responsif, terutama terkait jadwal pelayanan, antrean paspor, dan pengurusan dokumen bagi calon Pekerja Migran Indonesia.
“Sebagai pelayan masyarakat, harusnya terbuka. Kami datang mau urus paspor untuk umroh, tapi tidak ada kejelasan. Kepala kantornya juga susah ditemui,” ujar H Mahmud warga lombok timur
Tokoh pemuda Lombok Timur yang juga ketua KNPI menambahkan bahwa tuntutan pergantian kepala kantor muncul karena dianggap tidak ada perbaikan signifikan dalam keterbukaan informasi publik.
“Kami minta Kanwil Kemenkumham NTB evaluasi. Kalau memang tidak bisa terbuka dan melayani dengan baik, lebih baik diganti dengan yang mau mendengar masyarakat,” tegasnya.
Bukan hanya itu, kepala kantor yang sekarang atas nama Iqbal rifai dikeluhkan oleh banyak masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta kepada kanwil NTB untuk segera mengganti kepala kantor.
” Jika tidak diindahkan oleh kanwil, kami bersama teman – teman akan gelar aksi,”geramnya.(01)







