Mataram – Institut Agama Islam Al-Manan NU Lombok Timur (IAIA NU Lombok Timur) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) Malaysia, sebuah langkah strategis dalam upaya internasionalisasi dan peningkatan mutu akademik.
Penandatanganan ini berlangsung khidmat di Fave hotel Mataram, disaksikan oleh jajaran pimpinan dan dosen dari kedua institusi dan beberapa ada beberapa institusi yang melangsungkan kerjasama.
Kerjasama ini fokus pada lima poin utama, meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi riset ilmiah internasional, publikasi jurnal bersama, Beasiswa Dosen untuk melanjutkan Studi Doktoral (S3), serta program pengabdian masyarakat (Community Engagement) lintas negara. Kesepakatan ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi IAIA NU Lombok Timur untuk menjangkau standar pendidikan tinggi global, sekaligus mempererat hubungan keilmuan serumpun antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam Sambutannya, Wakil Rektor III UNISZA ( Universiti Sultan Zainal Abidin) Dato’ Prof. Madya Dr. Ts. Mohd Hafiz bin Yusoff : Mengukuhkan Jaringan Islam Global yang membidangi Kerjasama Internasional dan Jaringan Komunitas dan alumni, dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sinergi antar institusi Islam di Asia Tenggara.
“Kami amat gembira dengan jalinan kerjasama ini. UNISZA memandang IAIA NU Lombok Timur sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar, khususnya dalam kajian keagamaan berbasis kearifan lokal Kampus Nahdlatul Ulama,” ujar beliau.
“Kolaborasi ini bukan hanya sebatas di atas kertas, tetapi upaya mengukuhkan jaringan ilmu dan peradaban Islam global. Kami siap mendukung pertukaran ilmu dan sumber daya, khususnya di bidang kajian Islam kontemporer, ekonomi syariah, hukum serta pendidikan. Kami berharap, hasil riset dan publikasi bersama nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat di kedua negara.”tambahnya.
Rektor IAIA NU Lombok Timur : Dr. (c). Mahsur, M. Pd. menyampaikan rasa syukur dan antusiasme yang mendalam atas terwujudnya kolaborasi ini. Beliau menegaskan bahwa kerjasama dengan UNISZA merupakan realisasi dari visi kampus kami yaitu Visi Institut yaitu menjadi Institut AL-MANAN, Dimana jabaran dari AL-MANAN itu adalah A : Akhlakul Karimah : cerminan moral mahasiswa dan dosen, L: Literasi Keilmuan : penguasaan ilmu agama dan umum, M: Moderat : menegakkan nilai wasathiyah dalam berpikir dan bertindak, A: Aktif dan Adaptif : inovatif dalam menghadapi era digital, N: Nalar Ilmiah : berpikir kritis berbasis riset dan argumentasi, A : Akademik Unggul : berdaya saing di tingkat nasional dan global dan N: Nilai Keislaman dan Teknologi : menyatu dalam harmoni peradaban.
Selanjutnya rektor IAIA NU Lombok Timur menjelaskan lokalisasi atau ke-khasan dari kampus kami adalah kajian kitab kuning dan ini menjadi indikator mutu utama untuk menunjang kemajuan kampus demi terciptanya nilai agamis yang kompetitif dan global.
Hari ini adalah sejarah baru bagi IAIA NU Lombok Timur. Kerjasama dengan UNISZA, salah satu universitas terkemuka di Malaysia, adalah bukti komitmen kami untuk tidak pernah berhenti meningkatkan kualitas pendidikan,” tutur Dr. (c). Mahsur, M. Pd yang merupakan candidat doktor Universitas Negeri Yogyakarta itu.
“Program pertukaran mahasiswa dan dosen akan membuka wawasan global bagi civitas akademika kami. Mahasiswa kami akan berkesempatan merasakan atmosfer akademik internasional, dan dosen kami dapat berkolaborasi dalam penelitian yang berstandar internasional. Inilah semangat Al-Manan, yang berarti ‘memberi’, yaitu terus menebar manfaat dan pencerahan ilmu bagi agama, bangsa, dan dunia.” Pokoknya Go Internasional.
Acara penandatanganan ditutup dengan sesi diskusi mengenai rencana aksi implementasi kerjasama, termasuk visiting lecture daring dan persiapan program student mobility pada semester mendatang.
IAIA NU Lombok Timur baru-baru ini menjalin kerja sama strategis dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) Malaysia melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Kerja sama ini menandai langkah penting dalam penguatan hubungan internasional di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia antara kedua institusi.







