Lombok Timur -Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengungkapkan bahwa Dermaga Labuhan Haji telah mendapat perhatian dari salah satu investor yang bergerak dalam bidang transportasi laut.
“Memang ada investor yang ingin memanfaatkan Dermaga Labuhan Haji, mereka minta supaya Dermaga itu dilengkapi dengan Jetty,” kata Bupati kepada wartawan ditemui di Pendopo usai membuka Rakor Rabu, (14/01/2026).
Dengan adanya investor yang ingin mengelola darmaga ini, upati berencana untuk memindahkan Jetty yang ada di eks Dermaga Newmont. Jetty ini merupakan jembatan atau Dermaga yang menjorok ke laut yang digunakan untuk memudahkan kapal bersandar di Dermaga dan juga memudahkan penumpang naik atau turun dari atas kapal.
Bupati menjelaskan bahwa investor tersebut akan membuka jasa pengangkutan kapal cepat Lombok – Sumbawa Barat lewat Dermaga Labuhan Haji.
“Jadi ini kapal cepat yang isinya sekitar 80 orang, misalnya kalau ada pejabat yang mau cepat sudah lewat Labuhan Haji saja, dari pada memakai kapal ferry lama,” ujar Bupati.
Selain melengkapi Jetty, Bupati juga perlu mengosongkan Aset PT. NSL yang masih ada di Dermaga Labuhan Haji, yang sampai sekarang belum dipindahkan oleh pemiliknya meskipun sudah diberikan surat peringatan pengosongan hingga tiga kali.
“Itu makanya tadi yang saya tanyakan kepada Kabag Hukum, soalnya saya belum menerima laporan bagaimana hasil koordinasinya dengan pengadilan,”ujarnya(01)







