Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 28 Jan 2024 13:53 WITA ·

Dianggap Tidak Serius, PT ESL Diminta Angkat Kaki


 PT ESL melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan eko wisata di kawasan Hutan Lindung Sekaroh, hanya saja, hingga penghujung bulan di tahun 2024 ini, PT ini belum melakukan aktivitas apapun. Perbesar

PT ESL melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan eko wisata di kawasan Hutan Lindung Sekaroh, hanya saja, hingga penghujung bulan di tahun 2024 ini, PT ini belum melakukan aktivitas apapun.

Lombok Timur — Keberadaan PT Eco Solutions Lombok (ESL) di hutan sekaroh Kecamatan Jerowaru Lombok Timur dipertanyakan..pasalnya, sejak diberikan izin pada tahun 2013 OT ESL diketahui belum membangun satupun bangunan.

Bahkan, pada bulan november tahun 2023 yang lalu, PT ESL melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan eko wisata di kawasan Hutan Lindung Sekaroh, hanya saja, hingga penghujung bulan di tahun 2024 ini, PT ini belum melakukan aktivitas apapun.

” Sejak tahun 2013- sampai tahun 2024 ini pembangunan satu Villa belum ada yang di bagun, dia hanya melakukan pelatakan batu pertama saja dari dulu,”kata Kepala Desa Sekaroh H Mansur pada media ini minggu (28/01).

Ia mengatakan,PT ESL ini menguasai hutan sekarah sejak tahun 2013 yang lalu. Namun sejak diberikan izin, hingga saat ini aktivitas dari PT belum juga terlihat sama sekali. Yang ada hanyalah masyarakat yang ada disana selalu mendapat tekanan.

“Ketika masyarakat sudah mulai sadar, malah PT ESL ini tidak membangun, hanya melakukan peletakan batu pertama lalu menghilang,”ucapnya.

Dengan menghilangnya PT ini sambungnya, ia menduga PT ESL ini tidak memiliki modal untuk membangun hutan sekaroh ini, apalagi membangun 100 hingga 200 villa seperti yang disampaikannya, menurutnya itu tidak mungkin terjadi.

“Saya jadi ingat kata Pak Ali BD (Mantan Bupati lotim,red) dulu, PT ESL hanyalah Investor yang tidak ada modal, dan investor akan,”ujarnya.

“Kemarin saja pada peletakan batu pertama akan membangun villa 200 unit, sekarang mana villa itu, pondasi saja tidak ada,”Imbuhnya.

Selain itu katanya, masyarakat desa sekaroh yang merupakan penduduk setempat dijanjikan akan mendapatkan pekerjaan, namun fakta yang terjadj sekarang, PT malah merekrut pekerja dari luar desa.

“Ini yang kami sesalkan, sementara janjinya akan mengangkat warga setempat dulu, tapi faktanya mengangkat tenaga dari luar, kalau begini kami pemerintah desa disalahkan,”Kesalnya.

Mansur menegaskan, masyarakat sekaroh sangat mendukung jika PT ESL benar – benar serius membangun hutan lindung ini. Hal ini tentu akan sangat berdampak pada akan banyak tenaga kerja yang terserap.

“Masalahnya sekarang, PT Esl Ini serius gk melakukan pembangunan, karena dari tahun 2013 yang lalu akan – akan terus yang disampaikan, kalau memang tidak serius, sebaiknya angkat kaki saja,”Kesalnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ditemukan Mayatnya Di Moyo Sumbawa, Bupati Lotim Tanggung Biaya Pemulangan Jenazahnya Ke Selong

28 Februari 2026 - 10:11 WITA

Dihadapan Menteri KKP,Bupati Lotim Kembali Usulkan Pembangunan KNMP di Tanjung Luar

27 Februari 2026 - 20:23 WITA

Kepala SPPG, Menu MBG di Kembalikan Karena Makanan Terlalu Banyak Soda

27 Februari 2026 - 19:28 WITA

Diduga Mar-up Harga, Menu MBG Damasari 2 Sikur Dikembalikan

27 Februari 2026 - 05:34 WITA

Wabup Terima Kunjungan DPR RI Yang serahkan Bantuan BPBL

26 Februari 2026 - 17:21 WITA

Dugaan Korupsi Pokir DPRD NTB Seret Nama Gubernur, H Najam Akan Laporkan Ke Kejagung

26 Februari 2026 - 10:58 WITA

Trending di Uncategorized