Lombok Timur — Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jerogunung Kecamatan Sakra Barat Lombo Timur mendadak menjadi perbincangan. Yang jadi sorotan bukan menunya, melainkan lokasinya yang berdempetan dengan kandang kambing milik warga setempat.
Dapur MBG yang diketahui milik salah satu anggota DPRD Lombok Timur ini hanya terpisah beberapa meter dari kandang berisi ternak. Warga mengaku khawatir soal bau dan kebersihan, meski petugas MBG menegaskan semua makanan tetap diolah sesuai standar kesehatan.
“Seharusnya dapur MBG itu steril, tidak ada kandang kambing atau kandang bebek. Kalau seperti ini, bisa membahayakan anak-anak,” ujar sejumlah warga yang melihat langsung dapur MBG tersebut.
Sementara itu, pemilik Dapur MBG Jerogunung, Saiful Bahri, menanggapi bahwa ia sudah mengonsultasikan lokasi dapur yang berdekatan dengan kandang kambing dan bebek kepada Dinas Kesehatan.
“Kalau jaraknya masih dengan rumah, masih bisa ditolerir. Itu juga bukan peternakan besar, hanya memelihara beberapa ekor sebagai tempat membuang sisa makanan,” katanya.
Ia menambahkan, meski keberadaan kandang diperbolehkan, pihaknya tetap memastikan tidak ada interaksi langsung. Dapur juga menggunakan filter air dan menjaga agar tidak ada aroma atau kotoran yang masuk ke area pengolahan.
“Ini sudah kami pastikan, kami pakai sinar UV dan untuk air sudah dipasang filter,” ujarnya.(01)







