Lombok Timur – Salah satu dapur Makan Beegizi Gratis ( MBG) di wilayah Desa Paok Lombok Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur di rusak masyarakat pada selasa malam sekitar pukul 20.00 wita.
Perusakan dapur MBG ini diduga adanya penetapan lokasi pembangunan mencuat di lingkungan tanah wakaf masyarakat yang berada di area MA UF NW PAOK LOMBOK, Kecamatan Suralaga
Sejumlah warga menyampaikan keberatan karena lokasi yang direncanakan disebut berada di atas tanah wakaf milik masyarakat. Mereka mempertanyakan legalitas dan mekanisme pengambilan keputusan terkait pemanfaatan lahan tersebut untuk program MBG
Selain persoalan status lahan, warga juga menyoroti dugaan adanya tiga ruang kelas yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang disebut mengalami perubahan fungsi untuk mendukung program tersebut.
Salah satu warga setempat haris mengungkapkan, aksi ini dilakukan karena sebelumnya masyarakat sudah protes ke pihak yayayan sehingga masyarakat kembali turun dan melakukan aksinya pada malam hari.
“Tanah ini merupakan tanah wakaf yang sumber berasal dari iuran masyarakat untuk kepentingan pendidikan,”katanya.
Ia mengungkapkan, untuk pembuatan dapur ini, yayasan merusak tiga ruang kelas belajar siswa. Sehingga masyarakat meminta agar yayasan kembali mengembalikan ruang kelas sebagai ruang belajar, bukan sebagai tempat bisns.
“Silahkan kalau mau bisnis pakai tanah pribadi, bukan pakai tanah wakaf yang bersumber dari iuran warga,”pintanya.(01)







