Lombok Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur mulai menggelar Gala Siswa Indonesia GSI tingkat kabupaten pada 22-27 Juni 2026. Kompetisi sepak bola pelajar ini berlangsung di Lapangan Porda Selong dan diikuti puluhan tim dari berbagai sekolah se-Lombok Timur.
Pembukaan serta pertandingan awal GSI 2026 digelar di Lapangan Pancor. Pemindahan lokasi sementara dilakukan karena Lapangan Porda Selong masih digunakan untuk Festival Muharam.
“Hari ini kita mulai buka kompetisinya di Lapangan Pancor dan nanti akan dilanjutkan di Lapangan Porda Selong. Beberapa hari ini Lapangan Porda dipakai untuk Festival Muharam, makanya pembukaan dan pertandingan awal dilaksanakan sementara di Lapangan Pancor dan mungkin pertandingan berikutnya dilanjutkan di Lapangan Porda Selong,” ujar Kepala Bidang SMP Dikbud Lotim, Samsul Wajdi, saat ditemui di lokasi, senin (22/06).
Samsul menjelaskan, GSI sudah disosialisasikan ke pihak sekolah oleh bidang terkait di Dikbud Lotim. Ajang ini menjadi wadah penjaringan atlet sepak bola usia sekolah.
“Lomba GSI ini dalam rangka mencari bibit unggul keolahragaan bidang sepak bola untuk nantinya bisa mewakili daerah mengikuti kompetisi di jenjang berikutnya,” katanya.
Kepala Dinas Dikbud Lotim M Nurul Wathoni menegaskan, pihaknya mendorong satuan pendidikan mulai TK, SD, hingga SMP memiliki komitmen mengikuti kompetisi. Tujuannya melatih mental bertanding siswa serta menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.
“Kita terus mendorong sekolah mengaktifkan pembinaan dan pengembangan minat bakat siswa melalui ekstrakurikuler. Evaluasinya lewat keikutsertaan dalam ragam kompetisi yang pembiayaannya melalui anggaran BOS satuan pendidikan masing-masing,” kata Wathoni.
Ia menambahkan, penggunaan BOS harus lebih berorientasi ke siswa. Program pembinaan ekstrakurikuler wajib dianggarkan melalui dana tersebut, bukan hanya untuk pembangunan fisik sekolah.
“Akademik itu penting tapi tidak semua siswa punya bakat akademik. Perlu juga program pembinaan non-akademik agar bekal siswa lebih komprehensif,” harapnya.
GSI tingkat kabupaten ini menjadi tahap seleksi sebelum perwakilan Lombok Timur bertanding di level provinsi dan nasional.(01)







