Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 8 Apr 2026 15:39 WITA ·

Bupati Lotim Ultimatum ASN Yang Sibuk Pencitraan di Medsos


 Bupati Lotim Ultimatum ASN Yang Sibuk Pencitraan di Medsos Perbesar

Lombok Timur – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, melayangkan peringatan terhadap para aparatur sipil negara (ASN), agar tidak terjebak dalam hiruk-pikuk media sosial (Medsos).

Hal ini disampaikan bupati, saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama guru dan pegawai lingkup Dikbud Kecamatan Montong Gading, Rabu (08/04).

Pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menjaga integritas dan memegang teguh sumpah jabatan yang telah diikrarkan.

“Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, tidak perlu fitnah. Fokus kita adalah untuk rakyat, bukan pencitraan di Medsos,” tegasnya.

Diakui meski sejumlah program SMART telah berjalan, belum semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun demikian, ia optimistis sisa masa jabatan empat tahun ke depan, akan dimaksimalkan untuk mengejar target pembangunan.

Menanggapi maraknya kritik dan hujatan di medsos, bupati meminta jajarannya untuk tidak reaktif. Menurutnya, kritik adalah konsekuensi jabatan yang juga dihadapi semua pemimpin. Mulai dari Presiden hingga kepala desa.

“Kritik itu biasa. Yang penting kita tetap bekerja. Selama tidak menghina, kita harus terbuka dan beri penjelasan agar tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak masyarakat. Namun ASN memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menghadirkan solusi nyata di lapangan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pemimpin untuk mampu mengelola emosi dan menjaga kejernihan hati dalam menghadapi berbagai dinamika. Termasuk kritik publik.

Dalam kesempatan tersebut, isu kelangkaan gas subsidi turut menjadi sorotan. Bupati mengungkapkan telah bersurat ke Pertamina untuk meminta penambahan kuota LPG.

Sebaliknya, Ia memberi peringatan kepada oknum yang menimbun atau menjual gas subsidi di atas harga resmi. “Menjual barang subsidi di atas HET bisa kena sanksi. Jangan ada yang menumpuk gas, gunakan sesuai kebutuhan,” ancamnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MTQH XXXII Kecamatan Sakra Barat Dibuka Meriah, Soroti Lemahnya Pembinaan Guru Ngaji

12 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Krisis Air dan Kekeringan, Pemkab Lotim Gelar Shalat Istisqo di Halaman Kantor Bupati

8 Oktober 2026 - 12:47 WITA

Buka Bupati Cup IPSI 2026, Bupati Lotim: Silat Bukan untuk Cari Musuh

7 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Skor Digitalisasi Lotim Tertinggi di NTB, Bupati Haerul Minta Jangan Puas: Tekan Kebocoran PAD

6 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Usai Diperiksa BKPSDM, Oknum PPPK Kabur Hindari Wartawan

6 Oktober 2026 - 13:49 WITA

Bukti Dugaan Perselingkuhan Oknum PPPK Sudah Dikantongi, Sanksi Pemecatan Menanti

6 Oktober 2026 - 07:09 WITA

Trending di Lombok Timur