Lombok Timur — Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah harus bekerja dengan jujur dan sesuai aturan. Peringatan itu disampaikan menyusul adanya sejumlah program strategis yang rawan penyimpangan.
Dalam arahannya, Bupati meminta tidak hanya kepala dinas dan kepala OPD, tetapi juga Basnas, PDAM, hingga seluruh kepala urusan di lingkungan Pemerintah Daerah untuk bekerja apa adanya.
“Saya berharap semua, Kepala Dinas kita, Kepala OPD dan sebagainya, termasuk Basnas, termasuk PDAM, termasuk semua Kepala Urusan Pemerintah Daerah dan sebagainya, bekerjalah yang jujur, ya, bekerjalah apa adanya,” ujar Bupati usai menghadiri acara di Baznas Lombok Timur selasa (21/07).
Ia mengingatkan agar jajaran tidak mengulangi hal-hal yang saat ini menjadi sorotan. “Jadi, jangan melakukan hal-hal yang seperti kejadian sekarang ini. Kita tidak inginkan itu semuanya,” tegasnya.
Bupati menyebut banyak program strategis yang berpotensi memicu pelanggaran jika tidak diawasi dengan ketat. Untuk itu, ia telah menanyakan langsung kesiapan pengawasan internal.
“Termasuk di baznas ini, saya sudah tanya langsung kepada satuan pemeriksa internal yang ada di sini. ‘Ini sudah di-SPI?’ ‘Sudah,’ katanya. Berarti kan sudah clear,” jelasnya.
Ia menegaskan arahan tersebut tidak hanya berlaku untuk Basnas. “Maksud saya, itu tidak berlaku di Basnas saja. Di semua tempat, ya, di semua tempat,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengawasan, Bupati berencana segera mengumpulkan seluruh Badan Urusan Pemerintah Daerah.
“Dan sesegera mungkin nanti akan kami kumpul dengan seluruh Badan Urusan Pemerintah Daerah dan sebagainya, supaya mereka berhati-hati. Walaupun setahu saya sampai sekarang belum ada kejadian apa-apa, tapi kan kita perlu hati-hati. Kita sering ingatkan,” katanya.(01)







