Menu ✖

Mode Gelap

Lombok Timur · 20 Mei 2026 09:51 WITA ·

Belanjakan Masbagik Diverifikasi Kementerian RI Sebagai Warisan Budaya Sasaq


 Dok : Tradisi Belanjakan masbagik Kabupaten Lombok Timur yang di verifikasi Kementerian RI untuk masuk menjadi cagar budaya sasaq Perbesar

Dok : Tradisi Belanjakan masbagik Kabupaten Lombok Timur yang di verifikasi Kementerian RI untuk masuk menjadi cagar budaya sasaq

Lombok Timur– Tim verifikasi Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI melakukan verifikasi faktual terhadap tiga warisan budaya Sasak di Kabupaten Lombok Timur, Selasa 19 Mei 2026. Ketiganya adalah Tradisi Belanjakan Masbagik, Tradisi Tenun Sapit Swele, dan Jaje Temerodok Desa Sakra.

Verifikasi dilakukan oleh tim yang terdiri dari 3 orang dari Direktorat Kementerian Kebudayaan, 1 orang dari Balai Pelestarian Kebudayaan NTB, dan 1 orang dari Dinas Kebudayaan Provinsi NTB. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur kepada pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni menyampaikan pengajuan ketiga warisan budaya tersebut telah melalui proses panjang. Mulai dari penyusunan proposal, hingga kajian ilmiah oleh tim akademik dan pegiat budaya bersertifikat.

“Pemda Lotim melalui Dikbud Lotim terus berkomitmen menjaga warisan budaya Sasak Lombok dengan mengupayakan pengakuan formal dari negara. Tujuannya agar warisan budaya benda maupun takbenda daerah kita tetap lestari,” ujarnya saat mendampingi tim verifikasi.

Ia berharap ketiga warisan budaya yang diverifikasi hari ini dapat lolos sebagai warisan budaya daerah yang diakui secara nasional. Pihaknya juga masih melengkapi kekurangan dokumen borang sesuai persyaratan Kementerian Kebudayaan.

Untuk usulan selanjutnya, Dikbud Lotim akan terus melakukan kajian ilmiah agar warisan budaya Sasak Lombok Timur yang belum masuk tahun ini bisa diusulkan dan terverifikasi di tahun berikutnya. Salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah minimnya anggaran untuk kajian dan pendampingan.

“Kami mengakui saat ini anggaran untuk kajian dan pendampingan sangat minim. Ke depan perlu juga mendapatkan atensi dari Pemda Lotim dan berbagai pihak lainnya,” tambahnya.

Dikbud Lotim mengapresiasi kunjungan tim direktorat serta dukungan masyarakat di Masbagik, Desa Sakra, dan warga Sapit yang secara moral dan materil berikhtiar menjaga tradisi budaya Sasak di daerahnya tetap hidup.

“Insyaallah ikhtiar bersama ini akan menjadi jariyah bagi semua dan akan selalu membawa berkah manfaat. Aamin,” katanya.

Jika lolos verifikasi, ketiga warisan budaya ini akan masuk dalam daftar Warisan Budaya Indonesia dan mendapat perlindungan serta fasilitasi pelestarian dari negara.(01)

Artikel ini telah dibaca 191 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rungkad, Diduga Judol Pakai Dana Desa,Kades Kotaraja dan Bendahara Resmi Ditahan Kejari Lotim

26 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Kerugian Diduga Tembus Rp1 Miliar, Kasus Dugaan Korupsi Kades Kerumut Naik ke Penyidikan

26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Usung Visi MAPAN, Abdul Halil Siap Bangun Boyemare yang Mandiri, Agamis, dan Amanah

25 Oktober 2026 - 18:03 WITA

Didukung Tokoh Masyarakat, Agama, dan Pemuda, H. Hibban Mantapkan Diri Maju Pilkades Banjar Sari

24 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Kapolres Lombok Timur Gelar Jumat Keliling di Masjid Nurul Sa’adah, Ajak Masyarakat Waspada Hoaks

23 Oktober 2026 - 19:33 WITA

Diantar Ratusan Pendukung, Muazzin Gendong Ibunda Saat Daftar Pilkades

23 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Trending di Lombok Timur