Lombok Timur – Aliansi Pelajar Mahasiswa Bersatu Lombok Timur menggelar kegiatan dialog publik dalam rangka memperingati Hari Buruh dan Hari Pendidikan. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk menyuarakan pentingnya kesejahteraan buruh serta peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam forum tersebut, PJ Aliansi, Suparman, menegaskan bahwa buruh dan pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, kemajuan daerah dan negara sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat pekerja.
“Pendidikan adalah pondasi utama menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing. Sementara buruh adalah penggerak utama roda ekonomi masyarakat. Karena itu, keduanya harus mendapat perhatian serius,” tegas Suparman di hadapan peserta dialog publik.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal isu sosial, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Suparman berharap kebijakan yang lahir nantinya benar-benar berpihak kepada rakyat kecil. Selain menjadi momentum refleksi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas pelajar dan mahasiswa dalam membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat.
Dialog publik berlangsung dengan penuh antusias. Sesi diisi dengan penyampaian aspirasi, diskusi terbuka, serta ajakan untuk bersama-sama memperjuangkan pendidikan yang berkualitas dan kesejahteraan pekerja di Lombok Timur.
Melalui kegiatan ini, Aliansi Pelajar Mahasiswa Bersatu Lombok Timur berharap lahirnya generasi muda yang kritis, peduli terhadap kondisi sosial, dan mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah.(01)







